28 Juli 2019

Berita Golkar - Peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Aisah Putri Budiarti menilai, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto berpotensi diperiksa KPK dalam kasus PLTU yang menjerat Idrus Marham.

Jika hal itu terjadi, maka citra Airlangga akan bertolak belakang dengan rencana Golkar yang ingin memperbaiki citranya.

Baca juga: Airlangga Salah Manuver Politik, Golkar Bisa Terdepak Dari Koalisi Jokowi

"Jika ini dilanjutkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), juga bisa menjadi batu ganjalan bagi Airlangga dalam proses Pemilu internal Golkar nanti," kata Aisah di Jakarta, Senin (29/7/2019).

Terlebih, lanjut dia, perolehan suara Golkar pada Pileg 2019 menurun hanya meraih 12,31 persen suara, dari Pileg 2014 yakni 14,7 persen suara.

Baca juga: Airlangga Hartarto Klaim Sudah Didukung 60 Persen Pemilk Suara di Munas Golkar

Diketahui, Golkar tercatat perolehan itu di bawah suara PDI Perjuangan yang meraih 19,33 persen dan Gerindra dengan 12,57 persen. "Pileg 2019 bisa menjadi catatan evaluasi baginya dalam Munas nanti," imbuhnya. [teropongsenayan]

fokus berita : #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya