02 Agustus 2019

Berita Golkar -Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar pada Desember 2019 segera menggelar musyawarah nasional (Munas).

Ada dua nama yang diprediksi bersaing ketat memperebutkan ketua umum yakni Ir Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo.

Hartarto merupakan petahana Ketum DPP Golkar 2014-2019 sedangkan Soesatyo saat ini menjabat sebagai Ketua DPR RI. Tapi bagi sejumlah kader siapapun yang terpilih, mereka berharap agar ketum bisa membawa kembali kejayaan beringin dari Sabang sampai Merauke.

Seperti yang diutarakan Dewi Margareth Kalalo kader Golkar Sulawesi Utata (Sulut).

Wanita cantik kelahiran Manado 21 Juni 1982 mengatakan Golkar harus kembali merebut sebagai partai nomor satu di Indonesia.

"Kita pernah menyaksikan kejayaan Golkar di masa orde baru sampai awal-awal reformasi. Kejayaan ini tak lepas dari persatuan seluruh kader dan simpatisannya," ucap Dewi panggilan akrabnya.

Di satu sisi Dewi yang hobi membaca menambahkan agar jangan ada politik uang selama pelaksanaan munas. Para kader harus memilih caketum dengan jujur dan adil.

"Kalau sampai terjadi money politics itu berarti proses demokrasi kembali mundur. Tapi saya optimistis pemilihan akan berjalan lancar dan aman," kata dia, Jumat (2/8/2019).

Dewi berharap juga peserta munas dari Sulut akan mengawal proses pemilihan dalam munas hingga bisa berkualitas dan memilih caketum dengan hati. "Siapapun pilihan dari DPD I dan DPD II dari Sulut itu pasti yang terbaik," pungkas dia. [tribunnews]

fokus berita : #Dewi Margareth Kalalo


Kategori Berita Golkar Lainnya