03 Agustus 2019

Berita Golkar - Partai Golkar menjelang Musyawarah Nasional (Munas) akhir 2019 untuk memilih ketua umum periode 2020-2024, kini disibukkan menyiapkan kandidat yang layak memimpin partai tertua, dan tetap mampu bertahan sebagai salah satu partai politik terbesar di tanah air. Komunitas Simpatisan Partai Golkar (KOMPAG) berharap tidak ada lagi konflik berkepanjangan di internal Partai Golkar.

“KOMPAG berharap tidak ada lagi konflik berkepanjangan di tubuh Partai Golkar yang akan menguras tenaga, pikiran, waktu,” kata Koordinator Nasional KOMPAG, Anto Yulianto, dalam keterangan persnya, diterima LensaIndonesia.com, Minggu (3/8/2019).

KOMPAG, menurut Yulianto, juga berharap dalam melaksanakan hajatan besar Munas mendatang, tidak ada dinamika politik pasca Munas hingga lahir partai baru. “Bahkan, jangan sampai ada partai baru yang lahir setelah hajatan besar Munas,” tegas Yulianto, berharap.

Partai Golkar merupakan merupakan partai politik yang sudah lama berkiprah di panggung perpolitikan Indonesia dalam membangun Bangsa dan Negara. Dengan segala dinamikanya, Partai Golkar harus disyukuri bisa mampu bertahan sampai saat ini dan menjadi salah satu partai terbesar di tanah air.

Untuk menyongsong siklus kemenangan 20 tahun Partai Golkar di tahun 2024, Yulianto menegaskan KOMPAG meminta kerelaan dan kesediaan Airlangga Hartarto yang saat ini sebagai Ketua Umum DPP Golkar untuk menduduki posisi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar.

“Sebagaimana para ketua umum terdahulu Akbar Tanjung, Aburizal Bakrie yang menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar. Dengan pengalaman sebagai Ketua Umum Partai Golkar, tentunya Airlangga Hartarto dapat memberikan arahan dan masukan kepada Ketua Umum Partai Golkar terpilih 2019 beserta jajaran pengurus untuk memenangkan Pemilu tahun 2024,” terang Yulianto .

Terkait itu, Yulianto memaparkan pernyataan sikap KOMPAG seperti berikut ini:
1. Mendukung Bambang Soesatyo Sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024 dan Airlangga Hartarto Ketua Dewan Pembina Partai Golkar yang akan menghantarkan Partai Golkar kembali berjaya Menjadi Pemenang di Pemilu & Pilpres 2024
2. Meminta Ketua Umum Partai Golkar 2019-2024 Untuk melibatkan Generasi Millenial , Kader Muda masuk dalam Kepengurusan baru Partai Golkar
3. Mengajak seluruh Senior , Pengurus DPP /DPD1/DPDII , Kader dan Simpatisan Partai Golkar untuk bersama Menjaga Keutuhan , Soliditas Partai Golkar jangan mau di Pecah belah di adu domba oleh pihak luar. @licom_09 [lensaindonesia]

fokus berita : #Anto Yulianto


Kategori Berita Golkar Lainnya