06 Agustus 2019

Berita Golkar - DPD II Partai Golkar Kabupaten Sarolangun sudah menetapkan tiga nama yang akan diusulkan ke DPP Golkar pusat.

Tiga nama itu untuk proses penentuan sebagai Ketua DPRD Sarolangun periode 2019-2024 mendatang.

Mengingat partai Golkar sebagai pemenang pileg 2019 di Kabupaten Sarolangun setelah berhasil mengantarkan 8 orang kader terbaiknya untuk duduk sebagai anggota DPRD Sarolangun periode 2019-2024 berdasarkan hasil pileg 2019 pada 17 April yang lalu.

Bendahara DPD II Partai Golkar Kabupaten Sarolangun, Hamdan mengatakan bahwa penetapan tiga nama yang diusulkan ini sesuai dengan hasil rapat Pleno pengurus DPD II Partai Golkar Sarolangun.

Ketiga nama tersebut yakni Tontawi Jauhari, yang kembali terpilih sebagai anggota DPRD Dapil III Pelawan Singkut dan juga sebagai Sekretaris DPD II Golkar Sarolangun.

Kedua Cik Marleni, yang juga kembali terpilih sebagai anggota DPRD Sarolangun dari Dapil II Kecamatan Pauh, Air Hitam dan Mandiangin.

Sedangkan ketiga, ada nama Fahrul Rozi, mantan Wakil Bupati Sarolangun periode 2011-2016 itu terpilih sebagai anggota DPRD Sarolangun dari dapil IV Kecamatan Limun, CNG dan Batang Asai.

"Tanggal 1 kemarin kita sudah melakukan Pleno, di perluas dalam artian seluruh kawan-kawan pengurus DPD II ataupun kawan-kawan di PK. Karena untuk merekomendasikan minimlanya tiga nama, maka kita laksanakan mekanisme ini, yakni ada tiga nama pertama Tontawi Jauhari, kedua Cik Marleni dan ketiga Fahrul Rozi, " bebernya.

Namun kata dia, berdasarkan keputusan yang ditetapkan pada saat Musyawarah Nasional Partai Golkar di Bali, dalam penentuan pimpinan DPRD ada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis serta tata cara dan juga kriterianya. Salah satunya, pernah menduduki sebagai anggota DPRD atau setingkatnya.

Dari ketiga nama tersebut, katanya kriteria yang paling lengkap adalah Tontawi Jauhari. Sehingga pengurus DPD II Golkar Sarolangun menginginkan satu suara untuk Tontawi Jauhari. Kemudian dua nama lagi yang diusulkan tersebut disebut sebagai pendamping.

"Hasil Pleno tersebut pengurus DPD II menginginkan satu suara untuk mendukung bang Tontawi Jauhari. Beliau juga pengurus harian partai Golkar sebagai sekjen DPD II.

Ada enam kriteria yang dimasukkan dalam juklak tersebut, salah satunya pernah menduduki anggota DPRD atau setingkat nya itu yang sangat krusial," paparnya.

Menurutnya, Tantowi jauhari, berdasarkan persyaratan bahkan melebihi dari syarat yang diminta dalam juklak dan juknis yang ditetapkan oleh musyawarah nasional.

Hal ini memang belum difinalkan, tetapi seluruh anggota menginginkan Tantowi Jauhari sebagai pimpinan DPRD Sarolangun.

Berdasarkan kesepakatan dan pantauan hasil dari pileg 2019 suara terbanyak, dua orang nama lainnya sebagai pendamping dari Tantowi Jauhari.

Selain itu, Ia mengatakan pengusulan tiga nama tersebut juga dilampirkan dengan rangkingan hasil perolehan suara pileg 2019.

Katanya, penetapan final itu pada Kamis (8/8/2019) yang akan dilakukan rapat Pleno di DPD I Golkar Provinsi Jambi.

"Kita tunggu Pleno DPD I, yang Insa allah akan dilaksanakan Kamis tanggal 8 Agustus ini. Tapi, kita belum ada undangan. Mudah-mudahan tidak ada perubahan nama-nama yang diusulkan ke pusat," tuturnya.

Golkar Sarolangun Ajukan 3 Nama Calon Ketua DPRD, Nama Ini yang Sesuai Ketetapan Kriteria [tribunnews]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya