12 Agustus 2019

Berita Golkar - Politikus Partai Golkar, Moch Ramlie, menjadi pemegang suara terbanyak pada Pileg DPRD Tangerang Selatan (Tangsel) 2019.

Moch Ramlie mendapat perolehan jumlah suara sebanyak 8.742 suara.

Pria yang kini menjabat Ketua DPRD Tangsel itu mengalahkam perolehan kursi kader Golkar lainnya, Abdul Rasyid, yang juga panen suara sebanyak 7.673 suara.

Perolehan suara itu sudah diketok palu saat KPU Tangsel menggelar sidang peleno perolehan kursi partai pada Pileg 2019 di Hotel Santika Bintaro, Pondok Aren, Senin (12/8/2019).

Ramlie mengatakan, rahasia dari perolehan suara yang banyak itu karena ia selalu menjaga konsituennya di wilayah, terutama Pamulang sebagai daerah pemilihannya.

"Ya menjaga konsituen sudah pasti. Konsekuensinya mesti kita jaga, ya hubungan baik," ujar Ramlie selepas sidang pleno itu.

Cara menjaga hubungan baik itu, kata Ramlie, adalah dengan selalu mengingat konsituennya saat lebaran dan hari-hari besar.

Ramlie juga menyebut dirinya menampung proposal dari pemilihnya.

"Bagaimana kalau lebaran inget, kasih proposal, kan begitu, benar enggak. Ya mau lebaran haji, kita ingetin," ujarnya.

Saat ditanya soal yang dimaksud dengan "mengingat" itu, Ramlie tidak menjawab secara jelas.

"Begini, artinya bukan janji tapi pasti," ujarnya sambil tertawa.

Dapat Suara Terbanyak, Moch Ramlie Serahkan Kursi Ketua DPRD Tangsel ke Partai

Ketua DPRD Tangerang Selatan (Tangsel), Moch Ramlie, mendapat suara terbanyak pada perolehan suara Pileg 2019 DPRD Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai petahana.

Ramlie mendapat suara sebanyak 8.742, mengalahkan caleg beken lainya yang rata-rata mendapat suara 5.000 suara di dapail Pamulang.

Tak hanya di Pamulang, mantan Lurah Pamulang Timur itu juga mendapat suara terbanyak dari seluruh caleg DPRD Tangsel di semua dapil.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, partainya Ramlie juga menjadi yang nomor satu di Tangsel.

Perolehan suaranya mengalahkan tiga partai lain di bawahnya, PDIP, Gerindra dan PKS.

Dari perolehan itu, kursi pimpinan sebagai ketua DPRD kembali berada di bawah Sang Beringin.

Sebagai pemeroleh suara terbanyak, Ramlie memiliki daya tawar untuk kembali menduduki kursi ketua DPRD.

Namun, ditemui di kantor Pemkot Tangsel, Kamis (23/5/2019), Ramlie mengaku menyerahkan keputusan penunjukkan ketua DPRD kepada partai.

"Semuanya itu kebijakan partai. Mulai dari DPP, ya DPD lah pemilih utama," ujar Ramlie.

Ramlie juga menegaskan bahwa peserta Pileg adalah partai bukan si calon.

"Sesungguhnya yang menjadi kontestasi pemilu itu adalah partai," jelasnya. [tribunnews]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya