14 Agustus 2019

Berita Golkar - DPD Golkar Provinsi Jambi, melakukan rapat tertutup pleno bersama DPP Partai Golkar dalam konsolidasi dan penetapan usulan calon pimpinan DPRD di beberapa daerah. Selain itu, Golkar Provinsi Jambi juga menetapkan Gordon L Tobing, sebagai PJS Sekjen Golkar. Dia menggantikan Sufardi Nurzain, yang ditahan KPK akibat kasus uang ketok palu.

Dijelaskan Taufik, Ketua DPD Golkar Jambi, Golkar Provinsi Jambi sudah melakukan rapat pleno internal sebelumnya di beberapa DPD II. Lalu, hasilnya dibahas di DPD I Jambi, dan nama-nama diusulkan ke DPP Golkar.

“Iya sudah kita lakukan rapat tertutup, dan tujuh kabupaten/kota kita mendapat unsur pimpinan dan Provinsi khususnya. Nama-nama sudah diusulkan dan akan diproses oleh timsel dan sudah disepakati lalu diusulkan ke DPP Golkar,” kata Taufik.

Dan nanti, lanjutnya, DPP akan yang memutuskan, dari tiga nama yang dikirim dan DPP akan memutuskan satu nama. “Tentunya ada beberapa kreteria yang menjadi penilaian DPP nantinya, dan DPP lah yang akan memutuskan nantinya,” ucap Taufik.

Lanjutnya, diperkiran pertengahan bulan Agustus nanti DPD Golkar Provinsi Jambi sudah menerima nama Ketua dan unsur pimpinan DPRD Provinsi, dan Kabupaten dari partai Golkar.

Untuk Kabupaten Tebo ada tiga nama untuk Ketua DPRD, Fadhlan, Agus Suyanto dan Alis Musmiko. Untuk Kabupaten Sarolangun untuk kursi Ketua DPRD, juga ada tiga nama yaitu, Tantowi Jauhari, Cik Marleni dan Pahrul Rozi.

Kabupaten Merangin juga kursi Ketua DPRD yaitu dengan nama Sukan, Herman Efendi, dan Suhadi. Untuk unsur pimpinan di Kabupaten Batanghari, yaitu Yunita Asmara, Jafar, dan Silajudin.

Kabupaten Tanjab Barat, mungusulkan dua nama Ahmad Jafar dan Dedi Hadi. Tanjab Timur juga dua nama, Saidin Amdan, dan Hasbibas. Kabupaten Kerinci, Boy Edward, Asrida dan Amrida.

Dan yang terakhir untuk wakil ketua di DPRD Provinsi Jambi, yaitu Pinto Jaya Negara, Hj Maimasnah, dan Ivan Wirata. “Semua nama sudah kita kirimkan ke DPP,” ulang Taufik.

Ditanya untuk Sekretaris Partai Golkar Provinsi Jambi, Sufardi Nurzain beberapa waktu lalu ditahan oleh Komisi Pemberantas Korupsi atas kasus suap APBD. Untuk mengisi kekosongan ini, DPD Golkar menunjuk Gordon sebagai PJS Sekjen Golkar. “Untuk sementara ada wakilnya yang naik, itu Gordon namanya, dan sebagai PJS,”kata Taufik.

Untuk secara definitifnya nanti, setelah Munas Golkar yang akan diselenggarakan pada bulan Desember tahun 2019 ini. “Setelah Munas Golkar nanti, baru DPD Partai Golkar Provinsi Jambi akan melakukan Musdalub,” singkat dia. [jambi-independent]

fokus berita : #Gordon Tobing


Kategori Berita Golkar Lainnya