19 Agustus 2019

Berita Golkar - Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta menyoroti soal buruknya kualitas udara di ibu kota selama beberapa bulan terakhir ini.

Hal ini disampaikan fraksi Golkar saat Raperda tentang Perubahan APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2019 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Dalam rapat tersebut, fraksi Golkar mempertanyakan keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam mengendalikan kualitas udara di ibu kota.

Pasalnya, berdasarkan data indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI) yang dikeluarkan oleh website Air Visual, Jakarta kerap menduduki tiga peringkat teratas daftar kota dengan kualitas udara terburuk.

"Jakarta menempati polusi udara terburuk urutan ketiga paling berpolusi di dunia. Untuk itu sampai sejauh mana Pemprov DKI Jakarta dapat mengatasi hal tersebut?" ucap Bendara fraksi Golkar DPRD DKI Tandanan Daulay saat membacakan pandangan fraksi, Senin (19/8/2019).

Untuk itu, fraksi Golkar meminta Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta untuk mencari data valid soal sumber utama pencemaran di DKI Jakarta.

Tak hanya itu, fraksi Golkar DPRD DKI juga meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk merinci persentase sumber pencemar udara mempengaruhi kualitas udara, seperti persentase emisi gas buang kendaraan, persentase limbah B3, dan persentase limbah rumah tangga.

"Fraksi Partai Golkar mengharapkan Dinas Lingkungan Hidup segera memberi data yang valid penyebab kualitas udara dan air menjadi tercemar," ujarnya di Gedung DPRD, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Gubernur Anies sendiri sebelumnya telah mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Dalam Ingub tersebut, ada tujuh poin penting yang ditekankan oleh Gubernur Anies Baswedan untul mengendalikan kualitas udara di Jakarta.

Salah satunya ialah dengan memperluas sistem ganjil genal yang sebelumnya berlaku di sembilan ruas jalan ibu kota menjadi 25 ruas jalan.

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga berencana membatasi usia mobil pribadi maksimal sepuluh tahun pada 2025 mendatang. [tribunnews]

fokus berita : #Tandanan Daulay


Kategori Berita Golkar Lainnya