24 Agustus 2019

Berita Golkar - Partai Golkar tetap ngotot menginginkan kursi Ketua MPR. Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily mengeklaim partainya paling pantas mendapat jabatan itu.

"Partai Golkar sebagai pemenang kedua dalam pemilu menginginkan kursi Ketua MPR," ujar Ace kepada Medcom.id, Sabtu, 24 Agustus 2019.

Baca Juga: Ace Hasan Pastikan Golkar Gelar Pleno Pasca Penetapan Caleg DPR Terpilih

Ace mengatakan Golkar merupakan partai pemenang kedua dalam Piileg 2019. Sehingga, wajar bila kursi Ketua MPR ada digenggaman Golkar. Menurut dia, keinginan Golkar itu juga sudah disampaikan kepada ketua umum partai koalisi pemerintah dan Presiden terpilih Joko Widodo.

Di sisi lain, Golkar akan mengikuti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) soal kursi pimpinan DPR. Dengan aturan tersebut, jelas dia, kursi Ketua DPR menjadi milik PDI Perjuangan sebagai pemenang pemilu. Golkar tak akan merecoki.

Sejumlah partai politik koalisi pemerintah saling berebut untuk menjadi pimpinan MPR. Mereka saling mengeklaim berhak menduduki kursi tersebut.

Misalnya, PKB. Politikus Abdul Kadir Karding menyebut gagasan PKB yang ingin mengedepankan nasionalisme religius di MPR bisa jadi modal. PKB akan mendorong gagasan ini untuk melobi partai-partai agar menyepakati posisi ketua MPR untuk PKB.

"Tergantung cara pandang partai-partai dan pengambil keputusan di situ. Bagaimana melihat alasan atau narasi ini masuk atau tidak kalau masuk pasti akan didorong," jelas Karding dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Agustus 2019. [medcom]

fokus berita : #Ace Hasan


Kategori Berita Golkar Lainnya