25 Agustus 2019

Berita Golkar - :Kedatangan Bupati Batang Wihaji disambut meriah oleh warga Batang yang merantau atau berada di Jakarta.

Kedatangan Wihaji tersebut selain menghadiri Pagelaran Seni Budaya 2019 di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) juga bertemu dengan warga Batang yang berada Ibu Kota Indonesia itu.

Wihaji juga berdialog dengan warga yang tergabung dalam berbagai komunitas.

Baca Juga Ini Cara Wihaji Genjot Aksi Persibat Batang Di Liga 2 Indonesia 2019

Seperti Kobaran, Kobra, PMB, dan Bawang Indah terkait kondisi terkini kota asal mereka.

"Mereka adalah para pejuang keluarga yang mengadu nasib di Ibu Kota.

"Mereka juga taat membayar pajak. Untuk itu tidak ada salahnya jika kami berikan hadiah tabungan pelajar untuk anak-anak mereka yang sekolah di daerahnya masing-masing" ujarnya dalam rilis, Minggu (25/8/2019).

Wihaji juga meminta untuk ikut membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan Kabupaten Batang.

Karena menurutnya, peran komunitas sangat penting sebagai media komunikasi, baik antar warga, investor, maupun pemerintah daerah.

"Slogan Ayo Dolan Nang Batang juga harus selalu digaungkan untuk mendukung program wisata pada 2022."

"Taglinenya adalah Haeven of Asia. Semua ini dalam kerangka membangun Batang dan mensejahterakan masyarakat," tuturnya.

Selain program wisata, Pemda juga ada program seribu wirausaha muda baru.

Pihaknya melihat pemuda Batang memiliki bakat sendiri.

Terlihat warga yang ada di Jakarta rata-rata sukses, berpenghasilan antara Rp 3 juta hingga Rp 13 juta.

"Kami berharap mereka yang telah sukses dapat kembali ke Batang untuk membuka lapangan pekerjaan baru maupun berinvestasi."

"Kami juga harus bersiap dengan segala perubahan mendatang."

"Karena tahun depan pabrik-pabrik sudah mulai beroperasi dan membuka lapangan pekerjaan baru," tambah Wihaji.

Sementara Wahidah, warga Desa Candirejo Kecamatan Bawang mengatakan, yang berada di Jakarta mayoritas bekerja sebagai buruh.

Ada juga sebagian sebagai seorang pengusaha.

"Saya mewakili teman-teman berterima kasih telah mendapatkan bantuan tabungan pelajar."

"Ini tentu sangat membantu untuk mengurangi beban ekonomi keluarga yang berada di kampung halaman" ujarnya.

Wahidah bersama lima temannya mendapat tabungan pelajar dari Bupati Wihaji antara Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu. [tribunnews]

fokus berita : #Wihaji


Kategori Berita Golkar Lainnya