26 Agustus 2019

Berita Golkar - Bupati Bandung, Dadang M Naser hingga saat ini belum mengizinkan istrinya, Kurnia Agustina Naser untuk maju pada Pilkada Serentak 2020.

Baca Juga: Dadang Naser Ungkap Ada 5 Orang Minat Diusung Golkar di Pilkada 2020

Menurut Dadang yang juga ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, selain dirinya, keluarga juga tidak mengizinkan Kurnia untuk bertarung di kontestasi Pilkada. Meski, ada beberapa pihak yang menginginkan Kurnia maju setelah masa jabatan dirinya sebagau Bupati Bandung berakhir.

"Untuk sementara saya tidak izinkan dulu. Ada berbagai pertimbangan. Salah satunya khawatir ada tuduhan politik dinasti," kata Dadang usai menghadiri pelantikan anggota DPRD Kabupaten Bandung periode 2019-2024 di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Senin (28/8/2019).

Meski demikian, Dadang mengatakan jika Partai Golkar masih menggunakan mekanisme rujukan munas Partai Golkar untuk menentukan bakal calon bupati maupun wakil bupati Kabupaten Bandung pada Pilkada 2020. Mekanisme tersebut, mensyaratkan konvensi seperti pendaftaran dan tinjauan atau survey. Dari hasil survey itu siapa yang memiliki elektabilitas tinggi maka itu yang akan didorong oleh partai berlambang pohon beringin itu.

"Jadi yang elektabilitas besar maka itu yang didorong. Terkait pilkada juga saya akan sowan dan melapor ke pusat maupun wilayah untuk konsolidasi terkait bakal calon bupati maupun wakil bupati pada akhir Agustus 2019," katanya.  [inilahkoran]

fokus berita : #Dadang M Naser


Kategori Berita Golkar Lainnya