27 Agustus 2019

Berita Golkar - Fatra Radezayansyah menjadi nama baru yang menonjol di politik lokal Sumsel. Fatra Radezayansyah merupakan suami Lury Elza Alex, putri bungsu Alex Noerdin. Fatra lahir di Bandung, 19 Januari 1977. Dia merupakan lulusan S2 yang berprofesi sebagai Wiraswasta.

Nama Fatra beberapa hari ini ramai diperbincangkan sebagai kandidat kuat calon Ketua DPRD Sumsel dari Partai Golkar.

Diwawancarai, Senin (26/8), Fatra Radezayansyah menilai, posisi untuk kursi Ketua DPRD Sumsel masih dalam proses.

Dia siap mengemban amanat jika ditunjuk sebagai Ketua DPRD Sumsel 2019-2024.

"Sebenarnya masih sangat dini ngomongi posisi Ketua DPRD Sumsel. Ini masih proses pencalonan dan pengusulan DPD ke DPP, karena masih ada mekanisme- mekanisme yang harus dijalankan,"

"Proses ini masih berjalan hingga penetapan oleh DPP nanti," katanya.

Ditambahkan Fatra, sejumlah 13 Caleg Golkar yang terpilih di DPRD Sumsel mempunyai hak yang sama untuk diusulkan sebagai ketua.

"Semua mempunyai hak sama, baik junior dan senior. Jadi kita ikuti saja aturan pusat, siapa yang diberi mandat," ucap Fatra yang saat ini menjabat Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Sumsel-I Golkar Sumsel.

Ia selaku kader juga menyayangkan adanya anggapan kisruh dalam pengusulan calon Ketua DPRD Sumsel tersebut.

Jika pun hal itu terjadi merupakan dinamika dalam berpolitik.

"Sebaiknya tidak perlu kisruh-kisruhlah, karena ini mencalonkan ketua dan ini bukan sembarang orang yang mendapat mandat. Jadi harus dengan kondisi yang baik, dan Insya Allah ini berjalan baik," tuturnya.

Fatra terpilih sebagai Anggota DPRD Sumsel dari daerah pemilihan (dapil) Sumatera Selatan 9 (Musi Banyuasin).

Fatra sempat menceritakan perjuangannya bersama sang istri Hj Lury Elza SH MKn sama-sama berjuang baik Pileg maupun Pilpres ke masyarakat Dapilnya di Sumsel.

"Perjuangan berat itu sudah pasti, Dapil Muba itu sangat luas dan saya harus turun menyapa masyarakat secara merata. Alhamdulillah dengan waktu, tenaga yang ada bisa dilakukan secara optimal."

"Saya harus mengurangi sementara waktu dengan keluarga dan Alhamdulillah apa yang diperjuangkan selama ini membuahkan hasil," kata Bapak dua anak ini dikutip dari sripoku.com.

Fatra merupakan Alumni Fakultas Teknik dan manajemen industri Universitas Pasundan Bandung, akuntasi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Membangun Bandung, Magister Manajemen Bisnis dan Adminisntrasi Teknologi Institut Teknologi Bandung (ITB).

Ia saat ini tengah menjalani Program doktor (S3) Manajemen Bisnis Universitas Padjadjaran Bandung.

Ia juga sempat menceritakan suka dukanya selama menperjuangkan suaranya di Dapil Muba.

"Sukanya senang bisa bertemu masyarakat, bedialog, mendengarkan harapan dan keinginan mereka. Dukanya, susah sinyal terutama daerah terpencil, kebayang kalau mobil mogok. Tapi Alhamdulillah gak pernah terjadi," kata Fatra Radezayansyah.

Fatra sendiri berprofesi wiraswasta memegang beberapa perusahaan.

Ia juga merupakan Staf pengajar di Univesitas Katholik Parahyangan Bandung 2002 - 2011, Staf pengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pos Indonesia Bandung 2004 - 2006, dan Staf Pengajar Universitas Sriwijaya 2018 - sekarang.

"Motivasinya terjun ke politik, ingin meningkatkan kemajuan sumatera selatan karena bangga sebagai putera daerah yang nantinya bisa memberikan kontribusi besar dalam pembangunan," pungkasnya. [tribunnews]

fokus berita : #Fatra Radezayansyah


Kategori Berita Golkar Lainnya