28 Agustus 2019

Berita Golkar - Inisiator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Mirwan Vauly menyayangkan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto tak merespons dengan baik keinginan para kader agar rapat pleno DPP segera digelar. Mirwan mengatakan seharusnya Airlangga meniru kepemimpinan eks Ketum Golkar, Jusuf Kalla (JK).

"Seharusnya Airlangga belajar dari kepemimpinan sebelumnya, misalnya kepemimpinan Pak Jusuf Kalla. Beliau mengelola organisasi secara kolektif sebagaimana sifat Partai Golkar yg tertuang dalam aturan organisasi," ujar Mirwan kepada wartawan, Rabu (28/8/2019).

Mirwan mengatakan kala JK memimpin Golkar, kolektifitas tercermin dalam rapat-rapat rutin. Rutinitas rapat itu, kata dia, membuat hampir semua kebijakan rapat adalah hasil musyawarah dari para pengurus partai.

"Bahkan siapa yang mau jadi pimpinan dewan dan ketua fraksi dirapatkan dalam pleno partai. Pak JK memuliakan pengurusnya, karena dengan begitu siapapun yg hendak jadi pejabat negara tidak cukup hanya baik-baik pada seorang ketua umum semata, tapi melalui tahapan review organisasi secara kolektif," katanya.

Selain itu, kata Mirwan, pada akhir masa jabatannya, JK juga melakukan percepatan pelaksanaan Munas Partai Golkar di tahun 2009 dari Desember ke Oktober 2009. Marwan menilai, hal itu menunjukkan bahwa JK lebih mengedepankan kepentingan partai.

"Beliau lebih mengedepankan kepentingan masa depan partai, daripada hanya sekedar pertahankan ambisi pribadi," ujar Mirwan. [detik]

fokus berita : #Mirwan Vauly


Kategori Berita Golkar Lainnya