28 Agustus 2019

Berita Golkar - Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyinggung kondisi Kantor DPP Partai Golkar terbaru. Hal itu dungkapkannya pada saat peluncuran buku karyanya berjudul “Akal Sehat” di Posko Bamsoet, Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 57, Menteng, Jakarta Pusat, hari ini.

Baca Juga: Bamsoet Minta Anggota DPR Mendatang Lanjutkan Parlemen Modern dan Terbuka

Awalnya, pria yang juga menjabat ketua DPR itu mengaku ada keinginannya untuk menggelar peluncuran buku di Kantor DPP Partai Golkar. Akan tetapi, karena kondisi kantor itu dinilai sudah berbeda, akhirnya dia memilih untuk mengadakan kegiatan itu di Posko Bamsoet.

“Ini sebetulnya saya berkeinginan kuat mengadakan diskusi di sana, di kantor kami sendiri, di Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar. Tapi apa daya, kantor dijaga ketat,” kata Bamsoet, dalam sambutannya di acara peluncuran bukunya, Rabu (28/8/2019).

Bamsoet juga merasa prihatin karena kondisi kantor partai kuning itu yang dianggapnya tak lazim. Dia pun berharap agar kondisi-kondisi seperti itu cepat selesai dan berlalu. “Bahkan, di dalam (kantor) dipakai tempat untuk berjudi. Saya kaget juga, kok partai kita jadi seperti ini? Tapi mudah-mudahan badai cepat berlalu, pantang mundur,” ujarnya.

Bamsoet pun berkelar, perubahan kondisi Kantor DPP Partai Golkar saat ini tak lain karena kehadiran salah satu politikus senior Partai Golkar, Yorrys Raweyai, sehingga membuat beberapa pengurus DPP ketakutan. “Ini gara-gara ada bang Yorrys, kita harusnya hari ini di DPP, tapi begitu denger nama bang Yorrys beberapa pengurus di sana ketakutan. Mulai dijaga ketat dan dikirimlah beberapa orang yang tidak kita kenal," katanya.

Turut hadir dalam acara peluncuran buku Bamsoet berjudul “Akal Sehat” antara lain cendekiawan Yudi Latief, Romo Benny Sutrisno, dan politikus PDIP Marurar Sirait. [inews.id]

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya