29 Agustus 2019

Berita Golkar - Jelang Munas, internal Partai Golkar memanas. Dan ini dikhawatirkan mengancam soliditas partai ini.

Menanggapi itu, Bendahara Umum Partai Golkar Robert Kardinal menyesalkan senior-senior Golkar yang ikut berpihak dalam polemik internal partainya.

Baca Juga: Bamsoet dan Robert Kardinal Tak Pernah Diajak Bicara Tentukan Menteri Dari Golkar

“Saya menyesalkan prilaku beberapa figur sesepuh Golkar yang ikut berbihak dalam hirup pikuk partai Golkar yang semakin memanas beberapa bulan terakhir. Ketua Dewan Pakar HR Agung Laksono tidak masuk dalam pusaran konflik," ungkapnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/8/2019).

Sejatinya sebagai sesepuh partai, menurut Robert para senior partai bisa berdiri di tengah mendinginkan suasana.

"Bukan malah memberikan komentar yang bisa menambah tensi suhu silang kepentingan di tubuh partai," kata Robert.

Berkaca dari isu yang beredar tentang video yang mempertontonkan beberapa kader memakai seragam AMPG sedang bermain judi diduga dilakukan di kantor di DPP Golkar tersebut, Robert menyarankan untuk para senior menunjuk pihak-pihak yang ingin merebut kekuasan dengan cara kekerasan.

"Coba lihat, siapa yang menduduki kantor DPP yang membuat aktivitas partai terganggu, bahkan kantor partai di biarkan begitu saja sebagai tempat orang bermain judi. Tidakkah itu juga penting disikapi karena mencemarkan nama baik partai," ucapnya.

Kendati demikian, terkait hal itu, Robert berpendapat dalam semua orang bebas untuk menghargai setiap orang yang berpendapat. Begitu juga dirinya yang bebas untuk berpendapat.

"Sebagaimana saya juga bebas berpandangan bahwa sesepuh tersebut tertutupi penglihatan objektifnya hanya karena ada kepentingan pribadi yang hanya bisa di angkat atau di penuhi oleh partai yang saat ini secara de jure masih di pimpin oleh pak Airlangga.” pungkasnya. [akurat]

fokus berita : #Robert Kardinal


Kategori Berita Golkar Lainnya