29 Agustus 2019

Berita Golkar - Gala premier Film Gundala ternyata juga dihadiri tokoh-tokoh penting Indonesia.

Film yang diadaptasi dari komik asli Indonesia yang meledak di era 70an itu ternyata menjadi nostalgia sendiri bagi beberapa tokoh Indonesia.

Misalnya saja konglomerat sekaligus politisi Golkar Aburizal Bakrie yang sengaja datang bersama istri dan putranya untuk menyaksikan film dari tokoh yang diciptakan Hasmi itu.

Baca Juga: Dalam Sambutannya di Brebes, Aburizal Bakrie Berterima Kasih Pada 2 Ibu Ini. Kenapa?

Melalui akun twitternya pemilik Tv One itu juga membagikan kesannya dari film besutan Sutradara Joko Anwar itu.

“Malam ini saya menghadiri Gala Premiere Film @gundalaofficial di Epicentrum. Filmnya bagus. Jadi tak sabar menunggu film jagoan lainnya di Jagat Sinema Bumilangit,” tulis Aburizal Bakrie Rabu (28/8/2019) malam.

Ia juga memberi selamat kepada pihak produksi karena dianggap telah sukses membuat film yang diadaptasi dari komik yang sempat fenomenal itu.

“Selamat untuk Koko, @anindyabakrie @erickthohir @ardibakrie, keluarga besar @bumilangitcom dan semua pihak yang terlibat dalam pembuatan film ini,” kata Bakrie.

Bahkan sehabis menyaksikan film tersebut, Bakrie langsung berencana mengadakan nonton bersama dengan pemuda Golkar pekan depan.

“Saya rencananya juga akan nonton lagi Film Gundala ini. Minggu depan saya akan #NobarGundala bersama anak muda Partai Golkar,” ungkapnya Aburizal Bakrie.

Diberitakan Wartakotalive.com sebelumnya Pencinta komik dan film layar lebar Indonesia akan dimanjakan karya film layar lebar superhero Indonesia berjudul Gundala: Negeri Ini Butuh Patriot.

Film Gundala ini karya sutradara Joko Anwar bersama rumah produksi Screenplay Pictures, Bumi Langit Studios, Legacy Pictures, Ideasource Entertaiment .

Rencananya Film Gundala itu akan tayang di seluruh bioskop Indonesia, Kamis (29/8/2019).

Film yang mengangkat kisah tentang Sancaka, anak kecil yang tumbuh dewasa dan memiliki kekuatan super.

Kemudian, Sancaka menjadi pahlawan bernama Gundala yang diperankan aktor Abimana Aryasatya (36).

Adegan laga Gundala sebagai pahlawan yang menumpas kejahatan ditampilkan sang sutradara Joko Anwar dalam cerita yang diadaptasi dari komik yang bejudul sama dengan filmnya.

Diketahui Komik Gundala terbit perdana pada tahun 1969 dan karakter Gundala diciptakan oleh Harya Suraminata alias Hasmi, dimana Gundala merupakan superhero Indonesia dengan kearifan lokal.

Tokoh Gundala memiliki kekuatan dan karakter mirip dengan The Flash, jagoan DC Comics.Dalam menciptakan tokoh Gundala, Hasmi terinspirasi dari tokoh legenda Jawa, Ki Ageng Selo.

Ki Ageng Selo merupakan sosok sakti yang mampu menangkap petir dengan tangannya. Nama Gundala sendiri diambil dari bahasa Jawa 'Gundolo' yang artinya petir.

Banyak Karakter Jagoan dan Pahlawan Super Asli Indonesia di Bumilangit Selain Gundala, Siapa Saja?

Gundala akan mengawali pertarungan para jagoan dan pahlawan super asli Indonesia di seluruh bioskop Indonesia pada 29 Agustus 2019.

Film Gundala yang dibintangi Abimana Aryasatya garapan sutradara Joko Anwar itu digarap oleh rumah produksi Screenplay Bumilangit.

Sampai enam tahun kedepan, diprediksi akan ada 6 film jagoan dan pahlawan super Indonesia yang tergabung dalam Jagat Bumilangit Jilid 1 garapan Screenplay Bumilangit yang meramaikan industri film Indonesia.

Apakah Jagat Bumilangit itu?

Bumilangit yang berdiri sejak 2003 adalah sebuah perusahaan hiburan berbasis karakter terdepan di Indonesia yang mengelola pustaka karakter terbanyak.

Lebih dari 1.000 karakter ciptaan banyak komikus legendaris Indonesia tergabung dalam Jagat Bumilangit.

Nama-nama legenda seperti bapak komik Indonesia RA Kosasih, Ganes TH, Hasmi, Jan Mintaraga, dan Mansyur Daman, Wid NS, serta Nono GM, Banuarli Ambardi, Mater sampai Iwan Nazif dan Is Yuniarto merupakan original artist yang karyanya telah dilisensi di Bumilangit.

Jagat Bumilangit dimulai sejak Letusan Toba 75.000 Sebelum Masehi.

Jagat Bumilangit terbagi atas empat era, yaitu Era Legenda, Era Jawara, Era Patriot, dan Era Revolusi.

Era Jawara adalah eranya para pendekar. Mereka ada di masa kerajaan nusantara.

Jagat Jawara memiliki 500 karakter dengan 50 judul komiknya yang telah diterbitkan, diantaranya ada Si Buta Dari Gua Hantu dan Mandala.

Sedangkan Era Patriot adalah eranya para jagoan. Mereka ada di masa saat ini.

Untuk Jagat Patriot terdiri dari 700 karakter dan 110 judul komiknya, yang telah diterbitkan dan dijual.

Sepanjang sejarahnya komik-komik ini telah terjual lebih dari dua juta eksemplar dan dibaca oleh lebih dari sepuluh juta orang.

Karakter-karakter terkemuka yang termasuk didalamnya adalah Gundala, Sri Asih, jagoan pertama Indonesia yang diciptakan medio 1954, lalu Godam, Tira, Sembrani dan masih banyak lagi lainnya.

Film Gundala ditulis skenarionya dan disutradarai oleh Joko Anwar.

Kembalinya karakter ciptaan Hasmi ke layar lebar ini diharapkan dapat memperlihatkan ke generasi baru bahwa Indonesia mempunyai karakter jagoan yang layak dibanggakan.

Bumilangit Studios, Screenplay Films bekerja dengan Legacy Pictures dan Ideosource Entertainment mempersembahkan film Gundala yang akan tayang 29 Agustus 2019. [tribunnews]

fokus berita : #Aburizal Bakrie


Kategori Berita Golkar Lainnya