30 Agustus 2019

Berita Golkar - Aburizal Bakrie meresmikan Masjid Agung H. Achmad Bakrie di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Jumat 30 Agustus 2019. Masjid ini memiliki fasilitas yang bisa digunakan dan dinikmati oleh masyarakat di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Di antaranya, Tahfizh Alquran dengan memberikan pelatihan bagi anak-anak menjadi penghapal ayat suci dengan baik dan benar.

Baca Juga: Aburizal Bakrie dan Sejumlah Tokoh Nasional Melayat ke Cikeas

"Dari masjid akan timbul anak-anak muda tasfizh Alquran. Karena di masjid ini ada tempat khusus untuk belajar Alquran. Karena, baru 1 tahun anak-anak itu belajar. Baru 5 juz dan 7 juz saya cek langsung," kata Aburizal Bakrie kepada wartawan, dilansir dari VIVAnews.

Di masjid megah yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera, Desa Sidomukti, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara itu juga memiliki fasilitas manasik haji dengan dilengkapi dengan miniatur Kabah. Selain itu, di sekitar masjid juga dibuat hutan kota.

Aburizal Bakrie mengharapkan dengan keberadaan masjid terbesar di Kabupaten Asahan ini, mampu menciptakan generasi milenial religius, cerdas dan memiliki kepemimpinan bagi semua kalangan masyarakat.

"Saya mengharapkan ada yang pintar bukan di akhirat. Tapi, pintar di dunia yang dihasilkan dari masjid. Tapi, masjid bukan masalah akhirat dan dunia juga. Saya mengharapkan dari masjid ini, timbul pemimpin umat Islam, yang Rahmatan lil alamin. Yang betul-betul berguna untuk semua umat di dunia ini, itu harapan saya," ujar pria yang akrab disapa ARB itu.

Ia memuji Kabupaten Asahan memiliki potensi dalam segala bidang, terutama menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM), yang unggul dan islami.

Aburizal Bakrie mengungkapkan, luas areal Masjid Agung H. Achmad Bakrie ini 20 hektare. Dengan luas bangunan sebesar 4,4 hektare, masjid ini menjadi ikon Kabupaten Asahan dan wisata religi bagi seluruh umat islam.

"Tempat wisata religi, makan-makan untuk masyarakat. Tentu bukan di kompleks masjid. Tapi, di luarnya. Kemudian, Bagi keluarga ini, sebagai kewajiban. Bukan hanya masjid, tapi yang lain-lainnya. Semua dihasilkan perusahaan dapat berguna untuk masyarakat luas," ujar Aburizal Bakrie.

Sementara itu, Plt Bupati Asahan, H Surya mengungkapkan rasa bahagia atas kehadiran seluruh keluarga besar dari H. Achmad Bakrie dalam peresmian masjid tersebut. Menurut dia, menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Asahan.

"Ini merasa bahagia dirasakan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten dengan hadirnya keluarga H. Achmad Bakrie secara lengkap dan menambah motivasi kami," ujar Surya.

Surya menjelaskan, Masjid Agung H. Achmad Bakrie ini, setiap tahunnya menerima sebanyak 50 anak untuk dididik dan dijadikan sebagai penghafal Alquran. Hal tersebut, sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Asahan 'Membangun Asahan yang Mandiri, Cerdas, Sehat, dan Religius’.

"Dengan keberadaan masjid, sebagai wujud visi dan misi dari Kabupaten Asahan, yang pertama masyarakat regilius, melalui dari masjid ini kita harapkan dapat memahami ajaran agamanya yang baik dan benar," kata Surya.

Surya juga berharap keluar kader-kader Islam yang dididik secara dini yang akan menjadi generasi milenial islami dan berwawasan Alquran.

"Melalui masjid ini lah, keluar kader-kader islam. Karena ini, bukan (hanya) untuk ibadah. Tapi, ada tahfizh. Setiap tahun kita menerima 50 orang. Kita punya target 3 tahun harus sudah hafal 30 juz," ujar Surya. [viva]

fokus berita : #Aburizal Bakrie


Kategori Berita Golkar Lainnya