01 September 2019

Berita Golkar - Politikus senior Partai Golkar, Muladi menyatakan sudah saatnya Millennial lebih memperdalam pengetahuannya untuk mengenali identitas bangsanya sejak usia dini. Menurutnya, hal ini harus dilakukan demi mendukung visi Indonesia Emas 2045 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan saat Muladi menghadiri pembekalan bagi mahasiswa baru di Universitas Semarang (USM), Minggu (1/9).

1. Wawasan kebangsaan untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul

Muladi mengatakan, anatomi bangsa Indonesia harus dapat dipahami oleh semua generasi muda. Salah satu caranya dengan memperdalam wawasan kebangsaan Indonesia sebagai bekal meneruskan cita-cita para pendiri bangsa.

"Wawasan kebangsaan ini saya anggap penting sebagai determinan utama sumber daya manusia yang unggul. Selain itu, generasi muda hendaknya mengenal anatomi negara Indonesia. Supaya memahami arti pentingnya identitas dan ideologi bangsa Indonesia untuk menghadapi tantangan pada masa mendatang," ungkap mantan Menteri Kehakiman era Orde Baru tersebut.

2. Millennial harus tingkatkan kualitas pendidikannya

Untuk menghadapi tantangan global yang semakin berat saat 2045 nanti, Muladi menyatakan seluruh anak muda harus mampu meningkatkan kualitas pendidikannya di segala lini.

Ia ingin generasi muda bisa bahu-membahu untuk mewujudkan visi Indonesia Emas dengan mengedepankan energi, multitalenta dan spiritual yang mumpuni.

"Inilah salah satu fungsi dari perguruan tinggi termasuk USM untuk menyelenggarakan sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan, ketakwaan kepada Tuhan YME. Dengan begitu bisa memajukan iptek dengan menjunjung tinggi nilai agama dan persatuan bangsa," kata Ketua Yayasan Undip tersebut.

3. Ribuan mahasiswa baru masuk ke USM lewat 12 prodi

Kampus USM sendiri, di tahun ajaran baru 2019/2020 telah menerima 4.823 mahasiswa baru untuk dua belas prodi. Yaitu mulai D3 Manajemen, S1 Ilmu Hukum, S1 Manajemen, S1 Akuntansi, S1 Teknik Sipil, S1 Teknik Elektro, S1 Perencanaan Wilayah dan Kota, hingga S1 Ilmu Komunikasi.

Rektor USM, Andy Kridasusila, mengaku jumlah mahasiswa baru mengalami lonjakan dari tahun lalu 4.656 orang menjadi 4.823 orang.

"Salah satu fasilitas kampus yang sedang dibangun saat ini gedung parkir tujuh lantai dan Menara USM 9 lantai yang akan dimanfaatkan untuk ruang kuliah, rektorat dan aktivitas-aktivitas lainnya," tuturnya.

"Saya menginginkan mahasiswa baru tahun ini selalu berorientasi pada kemajuan dan mengutamakan prestasi serta aktif di kegiatan ekstrakurikuler di kegiatan Orma maupun UKM yang mana nantinya akan digunakan untuk Surat Keterangan pendamping ijazah (SKPI) ketua lulus," pungkasnya. [idntimes]

fokus berita : #Muladi


Kategori Berita Golkar Lainnya