04 September 2019

Berita Golkar - Turnamen Voli se-Blora memperebutkan Piala Siswanto VI bakal digelar mulai 10 September hingga 1 Oktober 2019. Turnamen ini memperebutkan hadiah total sebesar Rp 60,5 juta.

Siswanto mengatakan, ini adalah turnamen keenam kalinya digelar dengan tujuan menggali potensi atlet-atlet muda dan untuk mempererat silaturahmi antar pecinta voli di Kabupaten Blora.

Harapannya, turnamen ini akan melahirkan bakat-bakat pemain bola voli yang mampu berkiprah di ajang yang lebih tinggi.

Turnamen ini akan berlangsung 20 hari di enam zona, yakni zona 1 (desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen) yang menjadi cikal bakal terselenggaranya turnamen voli Siswanto Cup.

Untuk zona 1, akan mempertemukan desa-desa dari kecamatan Ngawen dan kecamatan Kunduran yang berada di selatan aliran sungai Lusi.

Zona 2 tepatnya di lapangan Ngawen (KLX) kecamatan Ngawen. yang akan mempertemukan desa dari kecamatan Japah, Tunjungan, Banjarejo dan kecamatan Ngawen yang berada di sebelah utara aliran sungai Lusi.

Sedangkan zona 3, akan bermain di lapangan voli desa Pulo kecamatan Kedungtuban. Pada zona ini akan mempertemukan tim desa yang berasal dari kecamatan Sambong, Cepu dan Kedungtuban.

Untuk zona 4, yang bermain di lapangan voli Kedung Peting kecamatan Kunduran akan diikuti oleh tim desa yang berasal dari kecamatan Todanan dan Kunduran yang berada di sebelah utara aliran sungai Lusi.

Pada zona 5, akan bermain di lapangan Goito desa Mendenrejo kecamatan Kradenan. Di sini akan menampilkan tim-tim desa dari kecamatan Jati, Randublatung dan Kradenan.

Di zona 6 yang digelar di lapangan Tambaksari, kecamatan Blora Kota. Di zona ini akan diikuti oleh tim desa dari 4 kecamatan. Yakni kecamatan Blora Kota, Jepon, Jiken dan Bogorejo.

“Kita telah mengundang atau menyurati tim voli desa yang ada di kabupaten Blora. Kita berharap setiap desa mengikuti turnamen ini. Pertandingan menggunakan sistem gugur,” kata Siswanto.

Dari lima zona tersebut akan diambil 16 tim untuk melaju ke fase berikutnya. “Dari pertandingan setiap zona, ada 16 tim desa yang akan melaju ke fase berikutnya,” terang anggota DPRD kabupaten Blora.

Sementara, zona 1, zona 2, zona 5 dan zona 6, akan diambil dari juara 1 sampai 3. Sedangkan untuk zona 3 dan 4, diambil juara zona dan runner up.

“Untuk zona 1, zona 2, zona 5 dan zona 6, akan diambil dari juara 1 sampai 3. Sedangkan untuk zona 3 dan 4, diambil juara zona dan runner up,” lanjut Siswanto.

Lebih lanjut, Siswanto memaparkan, tim yang masuk di grand final, diperbolehkan mengambil pemain luar desa yang berasal dari satu kecamatan.

Misal, Tim Kedungpeting masuk grand final, maka tim Kedungpeting dapat mengambil pemain dari luar desa yang ada di kecamatan Kunduran.

Saat grand final nanti, lanjut Siswanto, juga akan digelar pertandingan eksibisi antara tim Jati Mustika Blora dan PUPR Purwodadi.

Siswanto memiliki Klub Voli Jati Mustika yang berdomisili di Blora. Selain menjabat Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Blora, Siswanto menjabat sebagai Ketua DPP KNPI Bidang Literasi dan Ilmu Pengetahuan.

Tahun ini lolos sebagai caleg terpilih di daerahnya, dan selangkah lagi menjadi Wakil Ketua DPRD kabupaten Blora 2019-2024.

Turnamen ini diikuti peserta 175 desa se Kabupaten Blora. Walau rutin dilaksanakan sejak tahun 2014, perhelatan tahun ini terasa lebih spesial, karena digelar sekaligus dalam rangka Tasyakuran Siswanto yang dilantik sebagai anggota DPRD. [kontributor Jateng]

fokus berita : #Siswanto


Kategori Berita Golkar Lainnya