06 September 2019

Berita Golkar - Politisi Muda Partai Golkar, Dave Akbarshah Laksono mengaku bingung dengan aksi Menteri BUMN, Rini Soemarno yang tidak mengindahkan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengganti sejumlah direksi perusahaan plat merah tersebut.

Baca Juga: Dave Laksono Nilai Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan dan Tarif Listrik 2020 Bikin Masyarakat Resah

"Saya bingung kenapa Bu Rini sampai berani melakukan penggantian kepada pejabat BUMN," ujarnya kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Lanjutnya, ia menyebut seharusnya sebagai pembantu presiden, Rini bisa patuh ketika atasannya memberi perintah untuk tidak mengganti jajaran direksi BUMN sampai pelantikan 20 Oktober mendatang.

Karena itu, ia pun menyerahkan ke Komisi VI yang bermitra dengan Kementerian BUMN untuk menyelidiki motivasi Rini dengan perbuatannya itu.

"Kita serahkan kepada Komisi VI untuk menyelidiki," tegasnya.

Diketahui, Menteri Rini memerintahkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sejumlah BUMN digelar.

Namun, perombakan yang dilakukan sesuai jadwal, digelar sejak (28/8) dimulai dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), disusul berikutnya Bank BTN pada (29/8) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) pada Jumat lalu (30/8) dan hari ini, Senin (2/9) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk (BBRI), berjalan lancar. [wartaekonomi]

fokus berita : #Dave Laksono


Kategori Berita Golkar Lainnya