06 September 2019

Berita Golkar - Anggota DPR RI Rudi Mas’ud mengaku belum tertarik untuk ikut bertarung di Pilwali Bontang 2020 mendatang. Dia memastikan tak pernah mengirim utusan untuk mengambil formulir penjaringan bakal calon di Kantor Sekretariat DPC PDIP Bontang.

“Tidak ada utusan saya ambil formulir pendaftaram di PDIP, hoaks itu,” ujar Rudi saat dikonfirmasi, Kamis (5/9/2019).

Politisi Partai Golkar ini mengatakan belum pernah menunjuk utusan untuk mengambil formulir di PDIP Bontang. Ia mengaku belum melirik peluang maju sebagai calon Wali Kota di Pilkada Bontang. Ia menambahkan, sebagai kader Partai Golkar sudah cukup kursi untuk mengusung calon di Pilkada Bontang. Pihaknya tak perlu mendaftar di partai lain jika ingin maju sebagai kontestan di Pilkada.

“Golkar sudah cukup untuk mengusung di Pilkada Bontang, jadi tidak benar kalau ada utusan atas nama saya ambil formulir di PDIP,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rudi mengaku untuk saat ini dirinya belum mempertimbangkan maju di Pilkada daerah. Untuk saat ini masih fokus pada agenda pelantikan Anggota DPR RI 1 Oktober mendatang. Pun demikian, peluang untuk berlaga di Kota Bontang bakal menjadi pertimbangan kedepan. Pada Pileg 2019 lalu ia memperoleh suara sebanyak 9 ribu dari Dapil Bontang. Modal tersebut menjadi pertimbangan khusus baginya untuk menjajal Pilkada nanti.

“Nanti lah kita lihat perkembangan, tapi untuk keputusan maju saat ini belum ada. Saya tunggu pelantikan 1 Oktober nanti,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Ishak mengaku dari utusan Rudi Masud mengambil formulir di DPC PDIP dalam penjaringan calon Pilkada 2020 mendatang. Ishak mendatangi Sekretariat DPC PDIP pada Senin (2/9/2019) kemarin. Ia klaim mengambil formulir untuk pencalonan Rudi Masud sebagai kandidat Wali Kota Bontang. [klikbontang]

fokus berita : #Rudi Mas’ud


Kategori Berita Golkar Lainnya