08 September 2019

Berita Golkar - Wakil Ketua DPRD Kota Siantar, Mangatas Silalahi mengimbau semua pihak agar tidak menjual nama lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) demi kepentingan pribadinya.

“Sebagai anggota DPRD Siantar, kita mengapresiasi kehadiran penyidik KPK di Siantar,” sebut Ketua DPD Partai Golkar Siantar ini saat dikonfirmasi lewat telepon, Sabtu (7/9/2019) malam.

Terkait hal ini, Mangatas mengimbau kepada semua pihak untuk tak lagi menjual nama KPK untuk hal yang tidak baik. “Dengan kehadiran KPK di Siantar membuat pembelajaran bagi semua pihak,” ujarnya.

Mangatas juga memberi dukungan kepada KPK untuk menyelidik kasus tersebut. “Kita percaya KPK masih serius dalam penanganan korupsi. Kita himbau kepada siapa pun termasuk pejabat yang di Siantar untuk tidak menjual nama lembaga KPK untuk akal bulusnya. Sehingga kita berharap persoalan ini diusut tuntas oleh KPK,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat pemberitaan adanya kerabat oknum penyidik KPK meminta proyek kepada Wali Kota, Hefriansyah, dikabarkan sejumlah pegawai lembaga anti rasuah ini turun ke Siantar untuk melakukan penyelidikan.

“Sudah satu minggu ini, Komisioner KPK diduga telah mengetahui persoalan ini. Sehingga diturunkan ke Siantar,” ungkap salah seorang narasumber.

Dirinya sepakat dengan KPK yang langsung turun melakukan penyelidikan, untuk mengumpulkan bukti-bukti.

“Memang perlu diselidiki, jangan ada yang menjual nama KPK. Atau mungkin ini akal-akalan Wali Kota saja,” tutup pria berkaca mata ini. [lintangnews]

fokus berita : #Mangatas Silalahi


Kategori Berita Golkar Lainnya