08 September 2019

Berita Golkar - Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto lebih diunggulkan pada musyawarah nasional (munas) dan akan pimpin lagi Golkar lima tahun kedepan. 

Diungkapkan Analis politik IPR, Ujang Komarudin, elektabilitas Menteri Perindustrian di internal Golkar masih sangat tinggi. Apalagi, sebagai nakhoda partai, Airlangga dinilai mampu menyelematkan Golkar dari terjangan badai yang terus datang silih berganti.

Kelebihannya dia mampu menjaga gejolak partai,” terang Ujang seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/9).

Menurutnya kehandalan Airlangga telah terbukti. Golkar mampu meraih 85 kursi parlemen dan menjadi pemilik kursi terbanyak kedua setelah PDIP.

Sebenarnya, kata pengajar Universitas Al Azhar Indonesia itu, Airlangga dan calon rival, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memiliki posisi yang kuat, baik di pemerintahan maupun di parlemen.

Airlangga dan Bamsoet sama-sama Golkar yang kuat. Sama-sama kaya, memiliki jabatan yang tinggi, dan juga jaringan yang luas,” ucapnya.

Hanya saja, Airlangga sebagai menteri dan ketum partai lebih memiliki hubungan lebih dekat dengan Jokowi ketimbang Bamsoet.

Airlangga menjadi Caketum masih kuat karena posisinya ketua umum Golkar dan menteri. Dia dekat dengan Jokowi,” pungkasnya. [rmoljabar]

fokus berita : #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya