10 September 2019

Berita Golkar - Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita menyerukan kepada semua pihak menciptakan Keserasian Sosial untuk menjaga dan merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga: Agus Gumiwang Dukung Hukuman Kebiri Pemerkosa 9 Anak di Mojokerto

"Keserasian Sosial adalah kondisi sosial yang menjamin terciptanya hubungan dan interaksi sosial antar warga masyarakat yang dinamis, selaras dan seimbang untuk hidup berdampingan secara damai berdasarkan kesetaraan, kebersamaan dan persaudaraan sejati", tutur Mensos mengawali sambutannya saat membuka Bimbingan Teknis Keserasian Sosial 2019 di Gedung Aneka Bakti, Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Mensos yang secara khusus memakai pakaian dan mahkota adat Papua untuk acara ini mengatakan Bangsa Indonesia memiliki beragam suku, agama, ras, kelompok dan golongan yang merupakan anugerah tak ternilai dari Allah SWT. Perbedaan ini harus dijaga dan dirawat dengan benar.

"Kita semua ini adalah saudara, kita semua adalah NKRI. Keserasian Sosial yang dilakukan masyarakat di desa atau kelurahan adalah cara kita menjaga dan merawat toleransi dalam kebhinekaan kehidupan berbangsa dan bernegara", tuturnya dalam siaran persnya.

Ia menjelaskan Kementerian Sosial, melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS), memiliki program Keserasian Sosial yang disalurkan ke berbagai kota maupun kabupaten yang memiliki rawan konflik sosial atau memiliki potensi disharmoni sosial.

Pada tahun 2019, lanjutnya, Kementerian Sosial telah merealisasikan kegiatan Keserasian Sosial sebanyak 250 titik lokasi rawan konflik sosial dengan total anggaran Rp 37,5 miliar.

"Tujuan akhir dari kegiatan Keserasian Sosial adalah terwujudnya ketahanan sosial di masyarakat dalam mengantisifiasi potensi-potensi kerawanan sosial yang terjadi melalui peran Forum Keserasian Sosial", terangnya.

Forum Keserasian Sosial adalah potensi sumber daya desa yang merupakan pelopor-pelopor perdamaian yang memiliki tugas dan tanggung jawab membangun perdamaian pada tingkat desa.

Tugas dan tanggung jawab ini dilakukan melalui berbagai kegiatan bersama masyarakat seperti memfasilitasi dialog perdamaian, kerja bakti dan gotong royong serta melakukan pendampingan sosial kepada masyarakat.

Forum Keserasian Sosial juga bersinergi dengan perangkat desa, pihak keamanan dan terutama dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat sehingga terciptanya masyarakat yang memiliki ketahanan sosial dapat terwujud. [trubus]

fokus berita : #Agus Gumiwang


Kategori Berita Golkar Lainnya