11 September 2019

Berita Golkar - Teka teki siapa sosok yang bakal diusulkan Partai Golkar menjadi calon Ketua DPRD Kabupaten Bandung definitif periode 2019-2024 akhirnya terjawab. 

Berdasarkan hasil rapat internal DPRD Kabupaten Bandung yang digelar, Selasa (10/9), Golkar sebagai parpol peraih kursi terbanyak mengajukan nama Sugianto.

Sesuai data hasil rekap suara Pileg, Sugianto ternyata bukanlah legislator peraup suara tertinggi dari Golkar. Dirinya ada di urutan 4 dari 11 kader beringin yang lolos ke parlemen.

Untuk diketahui, dari 11 kader Golkar yang berhasil lolos menjadi anggota DPRD terpilih ada 3 diantaranya yang meraup suara tertinggi dari pemilih di Kabupaten Bandung.

Ketiga nama itu, Agung Yansusan meraih 23.564 suara (legislator baru), Dilar Rinaldi 17.628 suara (legislator baru), dan Cecep Suhendar 16.025 suara (legislator lama).

Sementara itu dari PKS (parpol peraih kursi terbanyak kedua di DPRD), mengajukan Wawan Ruswandi untuk menempati jatah kursi wakil ketua DPRD Kabupaten Bandung.

Hampir sama dengan Golkar, PKS pun tidak mengusulkan legislator yang meraup suara tertinggi di internalnya. Wawan merupakan caleg yang lolos diurutan terakhir (ke-10).

Partai Gerindra (urutan ketiga parpol peraih kursi terbanyak) mengusulkan nama Yayat Hidayat yang tak lain sang Ketua DPC nya sendiri mengisi jatah wakil ketua DPRD.

Berbeda dengan Golkar, dan PKS, Gerindra sepertinya mempertimbangkan raihan suara caleg untuk menempati pimpinan parlemen. Dimana sesuai hasil Pileg, Yayat caleg peraup suara tertinggi di internal Gerindra.

Terakhir, PDI Perjuangan (urutan ke4 parpol peraih kursi terbanyak) mengusulkan Hen Hen Asep Suhendar untuk menempati jatah kursi wakil ketua DPRD Kabupaten Bandung.

Sama seperti Golkar dan PKS, PDI P juga mengajukan calon pimpinan bukan peraih suara tertinggi di internal. Hen hen tercatat di urutan ke 6 dari 7 legislator yang lolos. [rmoljabar]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya