12 September 2019

Berita Golkar - Sukirman dan Ferry Wawan Cahyono dipastikan kembali menjadi wakil ketua DPRD Jateng.

Partai masing-masing, PKB dan Partai Golkar, merupakan partai yang mendapat jatah kursi pimpinan di legislatif Jawa Tengah. Dalam Pileg 2019, PKB memperoleh 20 suara atau tertinggi kedua setelah PDIP.

Kemudian Golkar memperoleh 12 suara atau peringkat keempat dalam perolehan suara tertinggi. Nama pimpinan telah digodok di tingkat DPP masing-masing partai.

Baca Juga: Inilah 12 Nama Caleg Golkar Yang Lolos Ke DPRD Jateng

PKB telah memilih nama Sukirman.

Adapun Golkar memastikan Ferry Wawan Cahyono duduk di kursi wakil ketua.

Dua nama itu sebelumnya juga duduk di kursi wakil ketua DPRD Jateng periode 2014-2019.

Ketua DPW PKB Jateng, KH M Yusuf Chudlori, menegaskan Sukirman yang juga menjabat Sekretaris DPW PKB Jateng duduk kembali di kursi pimpinan sebagai wakil ketua.

"Pak Sukirman dipastikan menjadi pimpinan di DPRD Jateng," kata Gus Yusuf, sapaannya.

Kepastian itu sudah ditegaskan dengan penyerahan SK atau rekomendasi dari DPP PKB.

Penyerahan dilakukan Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid.

Adapun Ketua Fraksi PKB dipercayakan kepada Syarif Abdillah.

Selain menetapkan pimpinan di DPRD Jateng, DPP PKB juga telah merekomendasikan nama-nama yang duduk di kursi pimpinan dewan di kabupaten/kota di Jateng.

"Ada sekitar 26 sampai 29 kader PKB yang menjadi pimpinan di DPRD kabupaten kota di Jateng," tuturnya.

Dari jumlah itu, PKB memperoleh suara terbanyak di empat daerah sehingga berhak atas jabatan ketua dewan.

Empat daerah itu adalah Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Kendal.

"Banyak aspek yang ditinjau untuk menjadi pimpinan di dewan. Yakni harus menjalani fit and proper test dulu di DPP," imbuhnya.

Adapun Golkar memastikan Ferry Wawan Cahyono menjadi wakil ketua DPRD berdasarkan rekomendasi dari partai.

Ferry yang berasal dari daerah pemilihan Dapil X (Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen) itu telah lolos sesuai dengan ketentuan partai.

"Ada sejumlah syarat atau pertimbangan calon pimpinan dewan yang tertuang dalam petunjuk partai. Di antaranya adalah minimal berijazah S1, pernah menjadi anggota dewan sebelumnya, memiliki jabatan tinggi dalam struktural partai dan suara terbanyak dalam pemilu," kata Ketua Harian DPD Golkar Jawa Tengah, Iqbal Wibisono.

Dari tinjauan DPP Golkar, nama Ferry lebih pantas duduk di kursi wakil ketua DPRD Jateng.

Selain menjabat sebagai sekretaris DPD Partai Golkar Jateng, dia juga sebelumnya pernah menjadi anggota dewan.

Iqbal juga mengungkapkan telah memilih nama yang akan menjadi Ketua Fraksi Golkar di DPRD Jateng.

Yakni Mohammad Saleh dari dapil Jateng XIII (Batang, Pekalongan, Pemalang, Kota Pekalongan).

Diketahui Mohammad Saleh merupakan bendahara DPD Partai Golkar Jateng.

"Pak Wisnu (Ketua DPD Golkar Jateng) tidak nyaleg. Saya juga tidak. Jadi yang jadi pimpinan, sekretaris dan bendahara partai itu. Ya Pak Ferry sama Saleh," jelasnya.

Ia menambahkan, jabatan ketua fraksi harus diisi orang yang tepat dan sepaham dengan ideologi partai.

Hal itu lantaran fraksi merupakan kepanjangan tangan partai di parlemen.

Bisa menyampaikan aspirasi dari partai. [tribunnews]

fokus berita : #Ferry Wawan Cahyono


Kategori Berita Golkar Lainnya