15 September 2019

Berita Golkar - Korbid PP Sumatera Partai Golkar Sumatera Utara, Ahmad Doli Kurnia Tandjung berpendapat bahwa Golkar semestinya tidak lagi meributkan soal teknis Musayarawah Nasional (Munas) yang dilaksanakan dan isu perpecahan lainnya. Ia berpendapat bahwa Golkar mesti memberikan waktu besar untuk membahas soal gagasan-gagasan besar.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia Sebut Golkar se-Sumatera 100 Persen Dukung Airlangga

"Kita move on, Munas itu diisi gagasan besar. Golkar mau sumbangsih apa? Konsep ekonomi apa?" ujar Doli saat hadir di acara diskusi bertajuk "Bursa Ketum Golkar, Kemana Istana Berpihak" di D'Consulate, Jakarta, Sabtu (14/9).

Menurutnya organisasi akan besar bila sudah ada konsensus dan komitmen. Sebelumnya, Ketua Umum Airlangga Hartarto sudah berpesan bahwa Golkar harus menyempurnakan UU Politik.

"UU Pemilu, komitmen apa, seperti contoh bagaimana sumbangsih apa yang bisa kita lakukan untuk KPK? Daripada rebut kantor, atau Munas kapan?" ujarnya.

Baca juga: Ahmad Doli Kurnia Bantah Akbar Tandjung Beri Dukungan Kepada Bamsoet

Menurutnya pembicaran gagasan jauh kebih penting ketimbang meributkan masalah teknis seperti waktu pelaksanaan. Pembicaraan seputar gagasan dianggap lebih penting karen bisa menentukan kemenagan Golkar di Pemilu berikutnya.

 "Marilah kita masuk ke arena dengan gagasan bagaiman Golkar punya program, pendekatan, seklaigus pendekatan di masyarakat supaya bisa menang di 2024," pungkasnya. [gatra]

fokus berita : #Ahmad Doli Kurnia


Kategori Berita Golkar Lainnya