18 September 2019

Berita Golkar - Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Haris Pertama menegaskan pernyataan Pengurus Pleno DPP Partai Golkar Sirajuddin Abdul Wahab yang menyerang Ketum Airlangga Hartarto tidaklah layak dilontarkan.

“Dia sangat tidak layak mengkeritik orang yang sudah membesarkan Partai Golkar,” kata Haris, Rabu (18/9/2019).

Apalagi track record Sirajuddin dalam berorganisasi, kata Haris bisa dibilang buruk lantaran beberapa kali membawa organisasi seperti KNPI dan BMK57 terpecah.

“Dia pernah jadi Sekjen DPP KNPI dan Ketua Umum BMK57, saya pernah jadi pengurusnya. Dia adalah sosok yang tidak bisa memimpin,” kata dia.

Haris menilai Sirajuddin adalah orang yang pragmatis dan tidak berhasil dalam menjalankan organisasi. “Kok malah mau ajarin orang dalam mengurus partai,” tegasnya.

Terkait Sirajudin, Haris pun mewanti-wanti kepada Bambang Soesetyo, yang juga calon Ketum Golkar, untuk mewaspadai pergerakannya. “Saya berharap Pak Bamsoet bisa berhati-hati kepada dia, manuver yang kerap dilakukannya tidak datang dari hati yang tulus, ada maksud tertentu,” ujarnya.

Soal Munas Partai Golkar sendiri, Haris yakin jika DPD secara penuh akan mendukung Airlangga Hartarto untuk periode keduanya. “Kekuatan DPD Golkar nyata dan bulat untuk memenangkan Airlangga untuk periode keduanya. Saya yakin suara DPD bulat,” kata Haris.

Sekedar diketahui, Sirajuddin Abdul Wahab menegaskan mosi tidak percaya yang dilayangkan pada Airlangga Hartarto akan akan terus berlanjut. Bahkan, kata dia, para pengurus pleno akan membuat Petisi Rakyat untuk menilai kepemimpinan Airlangga dalam memimpin Partai Golkar. [okezone]

fokus berita : #Haris Pertama


Kategori Berita Golkar Lainnya