18 September 2019

Berita Golkar - DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bekasi berencana melakukan Musyawarah Daerah (Musda) pada tanggal 22 September 2019. Hal itu menyusul adanya surat dari DPD Golkar Jabar, dengan nomor B-81a/GOLKAR/IX/2019, yang meminta DPD Golkar Kabupaten melaksanakan Musda.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Son Haji mengakui, pada tanggal 22 September 2019 memang akan dilakukan Musda. Dalam hal ini, pihaknya memutuskan memilih Musda biasa daripada Musdalub.

”Musda ini untuk memilih ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi untuk masa jabat selama lima tahun. Karena ini waktunya mepet, maka kami pilih Musda, soalnya kalau Musdalub hanya berlaku lima bulan setelah Munas,” ujarnya, Selasa (17/9).

Dijelaskan Son, untuk mendaftarkan diri menjadi calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, berkaca pada Musda sebelumnya. Maka para calon minimal mendapat dukungan 30 persen dari pemilik suara.

”Jadi kalau sudah dapat surat dukungan, kami perkirakan hanya ada tiga calon saja yang bertarung. Tapi, bisa saja nanti satu pemilik suara hanya memberikan satu rekomendasi calon saja, atau pemilik suara bisa memberikan rekomendasi lebih dari satu calon, tergantung dari apa yang diputuskan di Tata Tertib (Tatib) saat Musda,” bebernya.

Untuk sekarang, lanjut Son, ada tiga calon kandidat ketua definitif dalam Musda, yakni Novi Hasanah Yasin, Muhtada Sobirin, dan Eka Supria Atmaja. Dan proses pemilihannya nanti sesuai Tatib partai, kemudian yang memilih seluruh Pengurus Kecamatan (PK), sayap partai, dan DPD Golkar Jabar, total 26 suara.

”Adapun yang memilih itu ada 26 suara saja, terdiri dari DPD Jawa Barat, sayap partai, ormas dan PK,” pungkasnya. [pojoksatu]

fokus berita : #Son Haji


Kategori Berita Golkar Lainnya