23 September 2019

Berita Golkar - Pemilihan pimpinan MPR sebentar lagi dilakukan. Pemilihan dilakukan setelah anggota DPR dan DPD dilantik tanggal 1 Oktober mendatang.

Revisi UU MD3 yang terbaru menyebutkan ada 10 pimpinan MPR. Artinya dari sembilan fraksi di DPR dan satu kelompok DPD akan mendapat jatah masing-masing satu pimpinan MPR. Namun siapa yang bakal menjadi Ketua MPR menggantikan Zulkifli Hasan?

Dikutip dari Beritasatu.com menyebutkan Azis Syamsuddin akan menjadi Ketua MPR. Azis diberikan jabatan tersebut karena mewakil Golkar yang menjadi pemenang nomor dua hasil Pemilu 17 April 2019 lalu.

Baca juga: Aziz Syamsuddin Ungkap Gaya Kepemimpinan Airlangga Bikin Kader Golkar Nyaman

"Sudah ada kesepakatan, partai pememang kedua mendapatkan Ketua MPR. Karena Ketua DPR dari pemenang nomor satu yaitu PDIP," kata sebuah sumber di Jakarta, Senin (23/9/2019).

Ia menjelaskan pemberian ke Golkar sebagai salah satu kesepakatan dalam revisi UU MD3. Golkar rela mendukung jabatan pimpinan 10 orang karena ingin Ketua MPR menjadi jatah Golkar.

"Semua fraksi sudah setuju. Jadi pemilihan MPR kali ini tidak lama karena semua sudah dapat jatah," ujar sumber tersebut.

Baca juga: Agung Laksono Jagokan Aziz Syamsuddin Jadi Ketua MPR

Dia menyebut Presiden Jokowi juga menyetujui komposisi 10 pimpinan MPR. Jokowi juga menyetujui Golkar mendapatkan jatah Ketua MPR.

"Jokowi tidak ingin gaduh. Jokowi ingin rekonsiliasi melalui pimpinan MPR," tutur sumber itu.

Dia menegaskan pemilihan MPR nanti tinggal menunggu utusan dari DPD. Penentuan utusan DPD akan alot‎ karena 136 anggota berebutan untuk mendapatkan jatah tersebut.

"Yang ramai nanti ada penentuan utusan DPD," tutup sumber tersebut. [beritasatu]

fokus berita : # Azis Syamsuddin


Kategori Berita Golkar Lainnya