22 September 2019

Berita Golkar - DPD II Golkar Makassar mulai melakukan penjaringan bakal calon wali kota yang akan bertarung di Pilwalkot Makassar 2020. Pendaftaran dibuka selama sepekan mulai 21-27 September 2019.

Sekretaris tim penjaringan DPD II Golkar Makassar Ahkam Supu mengatakan pendaftaran dibuka bagi para tokoh politik dan kalangan profesional. Pendaftaran dilakukan di kantor Golkar Makassar, Jalan Lasinrang.

"Penjaringan bakal calon wali kota adalah bentuk perhatian Golkar untuk mencari figur putra-putri terbaik Makassar yang memiliki visi membangun kota Makassar bersama Golkar," ujar Ahkam, Sabtu (21/9/2019).

Hari pertama pembukaan pendaftaran, sejumlah kandidat dan tim sukses bakal calon telah mengambil formulir. Di antaranya bakal calon wali kota Syarifuddin Daeng Punna, perwakilan tim sukses wali kota petahana Ramdhan Pomanto, perwakilan tim sukses wakil wali kota petahana Syamsu Rizal, anggota tim sukses Syukriansyah S Latief, dan anggota tim sukses Irianto Baso Ince.

Nama-nama bakal calon wali kota Makassar yang akan diusung Golkar nantinya akan diputuskan oleh DPP Golkar.

Dalam Pileg 2019 lalu, Golkar hanya mendapatkan 5 kursi di DPRD Makassar. Sedangkan syarat pencalonan Pilwalkot Makassar, setiap pasangan calon harus mendapatkan dukungan 10 kursi untuk bisa terdaftar di KPU Makassar.

Karena aturan ini, Golkar Makassar harus berkoalisi dengan partai lain untuk bisa mengusung pasangan calon di Pilwalkot Makassar.

Sebelum penjaringan bakal calon wali kota Golkar Makassar, DPC PDI Perjuangan (PDIP) Makassar lebih dahulu membuka pendaftaran bakal calon wali kota. Penjaringan itu diikuti 12 nama terdiri dari politisi dan kalangan profesional Makassar.

Mereka yaitu Ramdhan Pomanto, Syamsu Rizal, Sukriansyah S Latief, Taufiqul Hidayat Ande, Fadli Ananda, Alimuddin, Yagkin Padjalangi, Syarifuddin Dg Punna, Irman Yasin Limpo, Muhammad Ismak, Aliyah Mustika Ilham, Munafri Arifuddin, Andi Bashar, Andi Mustaman, Rivaldi, dan Julianti Noor. Nama calon wali kota PDIP nantinya akan ditetapkan DPP PDIP, sebelum pendaftaran resmi di KPU April 2020 nanti. [detik]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya