23 September 2019

Berita Golkar - DPD II Partai Golkar Barru telah membuka pendaftaran bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada 2020.

Pendaftaran dibuka di Sekretriat DPD II Partai Golkar Barru, di Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, mulai tanggal 21
September 2019.

Ketua Panitia penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Barru, DPD II Partai Golkar Barru, Gustan Arma, mengatakan, hingga hari ke-tiga sejak dibukanya pendaftaran sudah ada tiga bakal calon yang telah mengambil formulir.

Bakal calon tersebut yakni adik kandung dan putra mantan Bupati Barru, Muhammad Rum, Andi Rachmat, dan Andi Salahuddin Rum.

Selain itu, mantan calon Bupati Barru, Malkan Amin juga sudah mengambil formulir.

"Malkan Amin pengambil formulir ketiga sekitar pukul 11.30 Wita tadi. Dia diwakili oleh timnya (Abu Bakar) ambil formulir, begitupun bakal calon yang lain," kata Gustan Arma kepada TribunBarru.com, Senin (23/9/2019).

Para pengambil formulir mulai hari pertama hingga ke-tiga, diterima langsung oleh Gustan Arma dan Sekretaris panitia penjaringan, Amsyar Abdullah.

Menurut Gustan, pengambilan formulir terbuka 21 - 27 September 2019.

"Sedangkan untuk pendaftaran berlangsung hingga 29 September mendatang," ujarnya.

Gustan menambahkan, pihak DPD II Golkar membuka lebar untuk setiap bakal calon yang ingin mendaftar.

Hanya saja, bakal calon diminta untuk hadir langsung saat pengembalian formulir pendaftaran.

"Pengambilan formulir sah - sah saja diwakilkan, namun untuk pengembalian kita minta supaya jangan diwakili, itu untuk membantu (memudahkan) panitia penjaringan dalam penginputan data bakal calon," tandasnya. (*)

Jadi Pembicara Dialog Publik di Barru, Malkan Amin Bahas Problematika Pembangunan Daerah

Politisi senior Malkan Amin,diundang sebagai pembicara dalam dialog publik Barru menuju 2020.

Dialog yang dihadiri ratusan peserta dari kalangan tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN, pelaku usaha ini berlangsung di Hotel Youtefa, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulsel, Sabtu (21/9/2019) siang.

Dalam kesempatan ini, Malkan Amin membahas terkait problematika pembangunan daerah.

Pada pembicaraan awal sebelum membahas materi tersebut, Malkan Amin sempat berkelakar di hadapan peserta.

Malkan berkata, materi tersebut seharusnya tidak dibawakan olehnya, atau bahkan tidak harus ada.

Sebab secara tidak langsung, Barru sudah diakui memiliki problem terkait pembangunan di daerah sendiri.

Ia juga mengaku secara terpaksa harus memaparkan problematika pembangunan di Barru atas.

"Mestinya ini materi tidak diberikan ke saya, harusnya ke Kapolres atau Sekda, pak Bupati. Tapi sudahlah, demi Barru kita terima ini sebagai tanggung jawab," kata Malkan Amin disambut tawa peserta.

Mantan calon Bupati Barru itu lalu melanjutkan materinya, tentang problematika pembangunan daerah.

Menurut Malkan Amin, untuk pembangunan sebuah daerah memiliki peluang, akan tetapi juga ada tantangan.

Namun kuncinya, setiap hal yang dilakukan diperlukan keyakinan dan tekad untuk bekerja membangun daerah.

"Itu harus kita yakini, kenapa? Karena ini untuk kepentingan ummat," ujarnya

Jika setelah berjalan ke depan, kata Malkan, lalu ditemukan hal - hal yang tidak sesuai keinginan atau harapan, maka itu adalah tanggung jawab pemerintah.

"Jika ke depan itu yang terjadi, saya berani katakan, pemerintah ini telah membuat persoalan," tuturnya.

"Kebijakan pemerintah dalam hal ini Bupati Barru, memang sepenuhnya dan harus kita yakini kebijakannya menyentuh kemaslahatan masyarakat," ujar Malkan menambahkan

Ia kemudian menyebut Barru sesungguhnya adalah daerah yang kaya akan potensi untuk dikembangkan.

Terutama pada sumber daya manusia, seperti pelabuhan Garongkong yang selama ini sudah beroperasi.

Untuk itu Malkan meminta masyarakat agar memberikan kesempatan ke pemerintah, untuk melakukan praktek yang hasilnya bermuara pada kepentingan masyakat.

Terakhir Malkan juga meminta agar masyarakat mendukung kebijakan pemerintah secara positif.

Sehingga ke depan, Barru dapat lebih maju, khususnya dalam hal pembangunan daerah.

Bupati Barru Suardi Saleh, juga tampil sebagai pembicara dalam acara dialog publik yang diprakarsai oleh grup WhatsApp Forum Diskusi Kabupaten Barru (FDKB) ini.

Suardi Saleh membahas tentang pembangunan Barru antara fakta dan cita.

Sementara pembicara lain seperti Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani membahas tentang sinergitas perencanaan pemerintah pusat dan Pemda dalam upaya peningkatan masyarakat daerah.

Dan Dosen Unhas asal Barru, Prof Musalim membahas strategi proritas pengembangan ekonomi di daerah. [tribunnews]

fokus berita : #Malkan Amin


Kategori Berita Golkar Lainnya