26 September 2019

Berita Golkar - Fungsionaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Syamsul Rizal meminta Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto agar berkomitmen dalam mengemban amanah partai sebagaimana tagline Golkar bersih.

“Kalau Ketua Umum Partai Golkar ingin mewujudkan Golkar bersih, seharusnya Airlangga merilis kadernya yang akan menjadi calon pimpinan di DPR maupun MPR untuk diajukan ke KPK dan memastikan kadernya bebas dari persoalan korupsi,” ungkap Syamsul Rizal kepada wartawan, Rabu (25/9)

Menurut Syamsul, hal itu dilakukan sebagai upaya mendukung pemberantasan korupsi yang ada di tubuh partai berlambang pohon beringin itu, sebagaimana konsensus awal saat Airlangga didapuk sebagai Ketua Umum Partai Golkar melalui Munaslub pada 2017 lalu.

Selain itu, Syamsul juga mendesak Airlangga agar menginstruksikan kader Partai Golkar yang saat ini duduk sebagai anggota DPR RI khususnya di Komisi III untuk ikut memperkuat RUU KPK.

Hal ini senada dengan semangat pemerintahan Joko Widodo dalam memberantas korupsi di negara ini. Apalagi belum lama ini, Ketum Golkar Airlangga Hartarto menyatakan Golkar sejalan dengan sikap pemerintah, dan mengapresiasi keinginan pemerintah agar DPR membahas pasal-pasal yang krusial.

“Kami sebagai fungsionaris Partai Golkar meminta Airlangga konsisten mendorong tagline Golkar bersih,” ujar Syamsul.

Menanggapi tagline yang disampaikan Airlangga Hartarto terkait dengan Golkar bersih, Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institut Iskandarsyah mengungkapkan agar tagline Golkar bersih tidak sekedar lif service.

Menurut dia, kalau Golkar ingin mendukung penguatan RUU KPK dan menjalankan amanat partai, Golkar harus bersih dan bisa menjaga kadernya untuk tidak bersikap atau berbuat yang merugikan negara.

“Utamanya kader-kader Golkar yang duduk di legislatif atau eksekutif, terlebih yang sudah disebut oleh KPK. Nah, Airlangga harus bisa menjelaskan, apakah partainya benar-benar sudah bersih dari kader yang korup,” ucap Iskandar.

Iskandar juga menantang Airlangga untuk membuka secara terang benderang soal kadernya yang didug terlibat praktik kotor.

“Berani tidak Airlangga memecat kadernya yang diduga terlibat korupsi. Kalau itu hanya lif service, artinya tagline Golkar bersih hanya alat Airlangga untuk meraih kekuasaan di partai,” tutur Iskandar.[ab]

DPP

 

 

http://kabarpolitik.com/airlangga-ditantang-buktikan-golkar-bersih/

fokus berita : #Syamsul Rizal


Kategori Berita Golkar Lainnya