27 September 2019

Berita Golkar - Harry Azhar Azis lahir di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, pada 25 April 1956.

Harry Azhar Azis merupakan ahli ekonomi sekaligus politisi Indonesia.

Kini, ia terpilih menjadi satu di antara anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2019-2024.

Harry Azhar Azis mengenyam pendidikan dasarnya di tanah kelahirannya, Tanjung Pinang.

Tepatnya, ia bersekolah di SD Negeri II Tanjung Pinang dan berhasil lulus pada tahun 1969.

Pada tahun 1970, Harry Azhar Azis masuk SMP Negeri II Tanjung Pinang.

Akan tetapi pendidikan tersebut hanya ditempuh hingga 1971.

Selanjutnya, ia pindah ke SMP Negeri 74 Jakarta hingga tamat pada 1972.

Selepas SMP, Harry Azhar Azis menamatkan pendidikan di SMA Negeri 4 Jakarta pada tahun 1974.

Harry Azhar Azis berhasil memperoleh gelar B.Sc dari Akademi Pimpinan Perusahaan Departemen Perindustrian RI pada 1980.

Kemudian ia melanjutkan pendidikan ke Sekolah Tinggi Manajemen Industri, Departemen Perindustrian RI, di Jakarta.

Ia berhasil merampungkan pendidikan tersebut dan meraih gelar Sarjana Manajemen Industri (M.Sc) pada 1985.

Selang beberapa waktu, Harry Azhar Azis melanjutkan pendidikan di University of Oregon, Eugene, Oregon, Amerika Serikat.

Pendidikan tersebut berhasil dirampungkan pada 1990 dan resmi meraih gelar Master of Arts.

Pada 1994-2000, Harry Azhar Azis menempuh pendidikan di Oklahoma State University.

Dari Universitas tersebut, ia berhasil meraih gelar Doctor of Philosophy bidang Ekonomi.

Karier

Sebelumnya, Harry Azhar Azis pernah menjabat sebagai Ketua BPK 2014-2019.

Namun, pada tahun 2017 terjadi perombakan posisi di BPK.

Perombakan tersebut merupakan hasil Sidang Anggota Badan Pemeriksa Keuangan yang dilaksanakan pada 21 Maret 2017.

BPK menyatakan perombakan tersebut dilaksanakan sesuai Pasal 15 ayat (2) UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan dan Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BPK.

Perombakan yang dilakukan telah menggeser posisi Harry Azhar Azis sebagai ketua BPK.

Sebagai penggantinya, diangkat ketua BPK yang baru yaitu Moermahadi Soerja Djanegara.

Sebelum aktif di BPK, sebelumnya Harry Azhar Azis merupakan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI yang membidangi urusan Keuangan, Perencanaan Pembangunan Nasional, Perbankan, Lembaga Keuangan Bukan Bank.

Harry Azhar terpilih mewakili Daerah pemilihan Kepulauan Riau, dari Partai Golkar.

Terpilih Kembali sebagai Anggota BPK

Harry Azhar Azis kembali terpilih menjadi anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2019-2024.

Pemilihan tersbeut dilakukan secara voting oleh komisi XI DPR.

Proses pemilihan dilakukan oleh 56 anggota Komisi XI dari seluruh fraksi di DPR.

Setiap anggota memilih lima nama dari 62 calon yang telah lolos seleksi administrasi dan makalah.

Hasilnya, Pius Lustrilanang berhasil memperoleh suara terbanyak, yaitu 43 suara.

Berikutnya adalah Daniel Lumban Tobing dan Hendra Susanto yang memperoleh 41 suara.

Sementara itu Achsanul Qosasi berhasil meraih 31 suara.

Harry Azhar Azis sendiri meraih sebanyak 29 suara.

Kemudian DPR RI mengesahkan kelima anggota BPK yang baru tersebut.

Pengesahan dilakukan di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Riwayat Pekerjaan

  • 2019, Anggota BPK RI
  • April 2017-2019, Anggota VI BPK RI
  • Oktober 2014-April 2017, Ketua BPK RI
  • 2010-2014, Wakil Ketua Komisi XI (Keuangan Negara, Perbankan dan Perencanaan Pembangunan) DPR RI
  • 2011-2014, Ketua Panja RUU Piutang Negara dan Piutang Daerah
  • 2010-2012, Ketua Panja Suku Bunga Komisi XI DPR
  • 2010-2011, Anggota Pansus RUU OJK
  • 2010-2011, Ketua Panja Inflasi Komisi XI DPR RI
  • 2009-2010, Ketua Panja RUU Mata Uang
  • 2009-2010, Ketua Panja RUU Akuntan Publik
  • 2009-2010, Ketua Badan Anggaran DPR RI
  • 2009-2014, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Riau dan Komisi XI DPR RI
  • 2008-2009, Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR RI
  • 2005-2009, Anggota Tim Pengawas Bantuan Bencana Alam Aceh/Sumut DPR RI
  • 2005-2009, Anggota Pansus Paket RUU Perpajakan (KUP, PPh dan PPn/BM) DPR RI
  • 2004-2009, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Riau
  • 2004-2009, Anggota Komisi XI DPR RI
  • 2006-2008, Ketua Pansus RUU Pajak Daerah/Retribusi Daerah DPR RI
  • 2008, Anggota Pansus RUU Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) DPR RI
  • 2007-2008, Anggota Pansus RUU Perbankan Syariah DPR RI
  • 2007-2008, Anggota Badan Musyawarah DPR RI
  • 2007, Anggota Pansus RUU RPJPN Tahun 2005-2025 DPR RI
  • 2006, Anggota Pansus RUU Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DPR RI
  • 2004-2005, Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI
  • 2003-2004, Anggota Komisi Konstitusi (MPR-RI)
  • 2003-2004, Ketua Sekolah Tinggi Manajemen Kosgoro, Jakarta
  • 2002-2003, Business Development Expert Badan Operasi Bersama (BOB) PT Pertamina - PT Bumi Siak Pusako
  • 2002-2003, Economist pada United States Agency for International Devevelopmnt (USAID), Jakarta
  • 2001-2002, Tim Ahli PAH II BP MPR-RI
  • 2001-2004, Staf Ahli Fraksi Partai Golkar MPR RI
  • 2000-2003, Editor Eksekutif Jurnal Ekonomi STEI, Jakarta
  • 2001-2003, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Jakarta
  • 2001-2003, Dosen Pascasarjana UPN “Veteran”, Jakarta
  • 2000-2003, Dosen Pascasarjana Universitas Jayabaya, Jakarta
  • 2000-2003, Dosen Pascasarjana Universitas Mercu Buana, Jakarta
  • 2000-2005, Direktur Institute for Transformation Studies (Intrans)
  • 1995-2003, Reviewer Journal of Asian Business, U of Michigan, USA
  • 1994-1996, Research Associate Oklahoma State University, USA
  • 1991-1993, Pembantu Ketua/Dekan III STEI, Jakarta
  • 1991-1993, Dosen STIMA KOSGORO, Jakarta
  • 1991-1993, Dosen Universitas Tarumanegara, Jakarta
  • 1987-1994 dan 2000 s.d. 2002, Dosen APP Depertemen Perindustrian RI, Jakarta
  • 1987-2003, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia, Jakarta
  • 1986-1990, Dosen Universitas Islam Assyafii’yah, Jakarta
  • 1985-1987 dan 1990 s.d. 1993, Peneliti Senior Pan Asia Research, Jakarta
  • 1979-1982, Wadirut CV. Indonesia Exp (Money Changer), Denpasar-Jakarta-Singapore

Organisasi

  • Wakil Sekjen Partai Golkar 2009-2015
  • Ketua Bidang Ekonomi PPK KOSGORO 2008-2013
  • Wakil Ketua Sub bidang Ekonomi, BAPPILU Pusat Partai Golkar, 2008-2009
  • Departemen EKKU dan UKM DPP Partai Golkar 2004-2009
  • Wakil Ketua Dewan Penasehat PP AMPG, 2003-2005
  • Dewan Penasehat DPP AMPI, 2003-2008
  • Wakil Ketua EKUIN BALITBANG DPP Partai Golkar, 2003-2005
  • Anggota Bidang Kampanye BAPPILU DPP Partai Golkar, 2004
  • Senior Adviser PERMIAS, Stillwater, Oklahoma, Amerika Serikat, 1996-2000
  • Sekretaris Umum Bamus PTS se-Indonesia (sekarang APTISI), Jakarta, 1991-1995
  • Anggota Golkar sejak tahun 1986-2014
  • Dewan Pertimbangan Pemuda DPP KNPI, 1984-1987
  • Majelis Pertimbangan Pemuda DPP KNPI, 1987-1990
  • Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), 1983-1986
  • Sekretaris Jenderal PB HMI, 1981-1983
  • Dewan Penasehat Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI) Depertemen Perindustrian RI, Jakarta, 1982-1983
  • Presidium Dewan Mahasiswa Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) Depertemen Perindustrian RI, Jakarta, 1977
  • Pemimpin Redaksi Majalah Kampus APP Departemen Perindustrian RI, Jakarta, 1976-1978

Penghargaan

  • Scholarship Award for ASEAN Youth, kerjasama Pemerintah Jepang dan Kantor Menteri Pemuda dan Olahraga RI, 1987 dan 1993
  • Program Award for Young Leaders, USIA, Jakarta-Washington DC, 1986
  • Mahasiswa Teladan APP Departemen Perindustrian RI, 1976

[tribunnews]

fokus berita : #Harry Azhar Azis


Kategori Berita Golkar Lainnya