29 September 2019

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menyambut baik upaya rekonsiliasi yang dilakukan oleh Airlangga Hartarto dengan Bambang Soesatyo. Dukungan Bamsoet (sapaan Bambang Soesatyo) kepada Airlangga sebagai bakal calon Ketua Umum Partai Golkar ini menjadi kado di momentum perayaan HUT ke-55 Partai Golkar yang diperingati tiap 20 Oktober.

”Hal ini menjadi peristiwa yang luar biasa,” kata Sekretaris DPD Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak ketika dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (29/9/2019).

Sahat menjelaskan bahwa DPD Golkar Jatim menyambut baik hal rekonsiliasi tersebut. ”Tentu, kami bergembira mendengar kabar ini,” kata Sahat yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

Sahat menilai bahwa peristiwa tersebut menjadi pendewasaan kader partai berlambang pohon beringin ini dalam berpolitik. ”Harapanya jelas, Golkar akan kian solid dengan bergabungnya dua tokoh tersebut,” kata Sahat.

DPD Golkar Jatim merupakan satu di antara pengurus provinsi yang mendukung sejak awal pencalonan Airlangga sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Dengan dukungan dari Bamsoet, maka peluang Airlangga untuk terpilih secara aklamasi di Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar Desember mendatang, kian terbuka.

”Tentu, tujuan akhir perjuangan di partai adalah untuk kejayaan partai di even politik kedepan demi melaksanakan tugas dan amanat rakyat,” pungkas pria yang juga Ketua Fraksi Golkar di DPRD Jatim ini.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang juga menjabat Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar sepakat dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk cooling down.

Kesepakatan diambil terkait dengan situasi politik tanah air terakhir yang sangat panas.

Selain itu, diperlukan suasana kondusif di internal Partai Golkar menjelang pelantikan anggota parlemen serta presiden-wakil presiden.

"Kami siap menanggalkan ego dan kepentingan masing-masing guna mendukung serta mensukseskan agenda-agenda besar di tanah air dan jalannya pemerintahan Presiden Joko Widodo - KH. Maruf Amin dalam lima tahun ke depan," ujar Bamsoet.

Namun, pertemuan penting pada Jumat (27/9/2019) di Jakarta, bukan berarti bagi-bagi kekuasaan.

Perdamaian mereka merupakan salah satu bagian dari dukungan partai beringin agar situasi politik di Tanah Air, tak bertambah panas.

Airlangga menyatakan dengan membaiknya kondisi internal Partai Golkar saat ini, maka partai berlambang Pohon Beringin itu siap untuk terus mendukung dan mengamanakan agenda-agenda kenegaraan.

“Termasuk pelantikan anggota DPR RI dan MPR RI tanggal 1 Oktober nanti. Terkait dengan pemilihan, baik itu di DPR mau pun di MPR, tentunya ini juga menjadi bagian dari konsolidasi Partai Golkar,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Minggu (29/9/2019).

Airlangga tak menyebut tentang adanya kemungkinan pembagian kekuasaan dengan Bamsoet.

Namun secara tegas ia menyatakan akan mendukung potensi seluruh kader Partai Golkar yang ada saat ini.

Di tubuh Golkar ada beberapa kader muda dari berbagai daerah yang siap untuk diorbitkan menjadi pemimpin di parlemen.

“Tentunya Partai Golkar dengan support dari kader partai seluruhnya, dari Sabang sampai Merauke, dari Mianggas sampai Pulau Rote, kita akan bersama-sama dengan anggota koalisi yang lain mendukung pemerintah. Di tengah situasi seperti ini maka Golkar harus menunjukkan ketenangan berpolitik. Kita mementingkan kepentingan nasional, kepentingan Republik Indonesia,” ujar Airlangga.

Lewat rekonsiliasi dan konsolidasi itu, Airlangga berharap Golkar terus merapatkan barisan untuk menghadapi sejumlah persoalan di Indonesia. [tribunnews]

fokus berita : #Sahat Tua Simanjuntak


Kategori Berita Golkar Lainnya