30 September 2019

Berita Golkar - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyayangkan adanya indikasinya upaya untuk menurunkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum pelantikan. Sebab pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin telah dipilih rakyat di Pilpres April 2019 secara konstitusional. Untuk menjaga marwah rakyat Indonesia, Partai Golkar akan berada di garis terdepan.

"Kami mengapresiasi kerja dari Kepolisian dan tim keamanan. Kami juga mengimbau masyarakat agar kita bisa berdemokrasi secara matang," kata Airlangga kepada wartawan, Jakarta, Senin (30/9).

Golkar sebagai salah satu elemen bangsa, menyadari turut bertanggung jawab untuk mendinginkan suhu politik yang memanas. Sebagai partai pendukung pemerintah, Golkar bukan saja menjadi pendingin situasi tetapi juga mengupayakan solusi.

"Kami di Golkar akan terus mendukung program-program pemerintah agar dapat diimplementasikan dan berjalan dengan lancar," lanjut Airlangga.

Menurut Airlangga, soliditas kader merupakan hal penting agar dapat menyelesaikan persoalan-persoalan yang lebih besar dan turut menjaga kondusifitas politik.

"Saat ini kita menyaksikan semua Parlemen baik di pusat dan di daerah dikepung oleh kekuatan yang saling menunggangi, oleh karena itu kita memiliki kewajiban untuk mengatasi bersama persoalan ini," ujarnya. [merdeka]

fokus berita : #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya