05 Oktober 2019

Berita Golkar -  Berkas 15 bakal calon bupati yang mendaftar di DPD II Partai Golkar Maros, mulai dikirim ke DPD I Golkar Sulsel, Sabtu (5/10/2019). Hal tersebut disampaikan Ketua DPD II Partai Golkar Maros, Patarai Amir.

Menurut Patarai, berkas itu dikirim setelah 15 balon bupati Maros melengkapi berkasnya masing-masing. "Setelah kita kirim, nanti DPD I Golkar Sulsel yang melanjutkan ke tahap selanjutnya, seperti wawancara dan tes narkoba," kata Patarai Amir, saat ditemui di Sekretariat DPD II Partai Golkar Maros.

Baca Juga: Tanggulangi Pencemaran Sungai, Dedi Mulyadi Blusukan Susuri DAS Cilamaya

Tes narkoba dilakukan, kata dia, sebagai bentuk komitmen Partai Golkar, dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Semua balon bupati tambah Patarai, memiliki peluang yang sama mengendarai Golkar. "Tahapan selanjutnya menjadi domain DPD I dan DPP Partai Golkar, untuk menentukan siapa yang layak diusung Golkar," tuturnya.

Nantinya kata dia, Golkar akan melihat hasil survei popularitas dan elektabilitas 15 balon bupati tersebut. Berkas 15 balon bupati yang dikirim ke DPD I Golkar Sulsel, yakni Andi Ilham Nadjamuddin (birokrat), Aksan Anwar (dosen), Chaidir Syam (Wakil Ketua DPRD Maros), Ramli Rahim (Ketum IGI), Wawan Mattaliu (politisi Hanura), Lukman Waris (dokter).

Baca Juga: Golkar Dorong Muntra Tantang Giri Prasta di Pilkada Badung 2020

Harmil Mattotorang (Wabup Maros), Tajerimin (pengusaha), Suhartina Bohari (politisi PAN), Nurhasan (pengusaha) dan Devo Khaddafi (Kabiro Humas Pemprov Sulsel). Golkar merupakan satu-satunya partai yang bisa mengusung kandidat sendiri di Pilkada Maros, tanpa perlu berkoalisi dengan partai lain.

Golkar telah memiliki tujuh kursi di DPRD Maros, yang notabene merupakan syarat minimal mengusung kandidat lewat jalur parpol. Pilkada Maros baru dihelat pada September 2020 mendatang. {makassar.tribunnews.com}

fokus berita : #Partai Golkar #Patarai Amir #Maros


Kategori Berita Golkar Lainnya