11 Oktober 2019

Berita Golkar - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta semua pihak tidak terprovokasi dengan adanya penusukan kepada Menkopolhukam Wiranto saat menghadiri acara di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/19).

Semua pihak, diminta tidak mengkait-kaitkan persitiwa itu dengan pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober 2019 nanti.

"Walaupun kejadian tersebut berdekatan dengan waktu pelantikan Presiden - Wakil Presiden 2019-2024, namun tak perlu didramatisir secara berlebihan," kata dia, di Kawasan MPR RI, Jakarta, Kamis (10/10/19).

Baca juga: Bamsoet Siapkan Pantun Khusus Untuk Pelantikan Jokowi

Karena itu, menurut politisi Golkar itu, aparat Kepolisian harus bergerak cepat mengusut tuntas motif pelaku. Ini penting dilakukan, agar di masyarakat tidak berkembang berbagai teori konspirasi yang kadangkala justru menimbulkan berbagai prasangka, kekhawatiran dan ketakutan.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini memastikan, kondisi Indonesia secara umum masih sangat baik, aman, damai dan terkendali. Masyarakat, pelaku usaha, maupun investor tak perlu khawatir.

"Selain ada Polri, kita juga punya TNI yang selalu siap menjaga kedamaian Indonesia. Sinergi Polri dan TNI yang sudah berjalan dengan baik harus terus ditingkatkan. Masyarakat juga tetap waspada terhadap berbagai upaya yang berusaha memecahbelah NKRI," pungkas Bamsoet. [kontributor Jakarta]

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya