12 Oktober 2019

Berita Golkar - Partai Golkar enggan berkomentar banyak soal sikap anggota DPR dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan yang tampaknya tak mau meminta maaf ke Emil Salim. Golkar menyebut biar masyarakat yang menilai sikap dari Arteria itu.

"Biarlah masyarakat yang menilai. Masyarakat punya pandangan atas sikap dan perilaku kita masing-masing," singkat Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Jumat (11/10/2019).

Golkar juga sebelumnya menyayangkan sikap Arteria terhadap sesepuh partainya itu. Golkar mengingatkan Arteria untuk berlaku hormat terhadap Emil Salim sebagai tokoh senior.

Baca Juga: Ace Hasan Nilai Perpres Bahasa Indonesia di Pidato Resmi Langkah Tepat

"Kami sangat menghormati Prof Emil Salim sebagai salah satu sesepuh Partai Golkar. Beliau sudah banyak makan asam garam dalam pemerintahan dan politik. Tentu kita harus menghormati beliau," ungkap Ace, Kamis (10/10).

Anggota DPR ini menyebut Arteria memiliki hak untuk membela kehormatannya sebagai seorang wakil rakyat. Hanya, seharusnya cara yang dilakukan Arteria, kata Ace, bisa lebih baik lagi.

"Mas Arteria punya hak untuk membela kehormatan dirinya dan Dewan. Tapi tentu tidak menunjuk-nunjuk Prof Emil dan berkata kasar. Ada cara yang lebih baik jika dalam pandangan Mas Arteria pandangan Prof Emil dinilai kurang sepaham," tuturnya.

Baca Juga: Bamsoet Tegaskan Amandemen UUD Takkan Ubah Sistem Pilpres

Sebelumnya, Arteria merasa Emil Salim menghina institusi DPR saat berdebat mengenai Perppu KPK dalam tayangan Mata Najwa. Arteria juga tidak bicara gamblang saat ditanya apakah akan meminta maaf ke Emil Salim.

"Kebalik dong," singkat Arteria kepada wartawan, Jumat (11/10/2019).

"Yang bicara menghina, menista, memfitnah, mendelegitimasi, dan mendiskreditkan DPR serta menegasikan sistem pemilu kan Prof Emil," ujarnya. {news.detik.com}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily #Arteria Dahlan


Kategori Berita Golkar Lainnya