13 Oktober 2019

Berita Golkar - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bakal dilantik tanggal 20 Oktober 2019 mendatang. Sejumlah nama menteri kabinet kerja saat ini pun diprediksi mempunyai peluang besar untuk dipertahankan berkat kinerjanya yang dinilai positif.

Apalagi Jokowi sudah menyatakan jika beberapa muka lama pembantu presiden akan tetap dipertahankan di kabinet periode kedua. Selain itu, Jokowi berjanji memberikan komposisi menteri di kabinet kedua adalah 55 persen untuk profesional dan 45 persen dari kalangan politisi.

Baca Juga: Golkar Jadi Satu Dari 3 Partai Paling Konsisten dan Tegas Lawan Terorisme

Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas mengatakan ada sejumlah menteri lama yang layak dipertahankan Jokowi. Hal ini ditinjau dari kinerja para menteri di periode pertama. "Ada sejumlah menteri yang menunjukan kinerja yang kinclong," ujar Sirojudin dalam keterangan tertulis, Minggu (13/10/2019).

Hal sama juga diungkapkan oleh Direktur Gerakan Muda Jokowi-Maruf Amin (Gema Jomin) Dian Assafri. Ia bahkan menyatakan ada delapan menteri dan pejabat yang dinilai layak untuk dipertahankan. "Berdasarkan aspirasi masyarakat ada delapan menteri yang harus dipertahankan Jokowi pada kabinet kerja jilid dua," ujar Dian Assafri.

Baca Juga: Ingin Perjuangkan Isu-Isu Lingkungan Hidup, Dyah Roro Esti Siap Masuk Komisi VII DPR

Kedelapan menteri tersebut di antaranya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Moeljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menanggapi hal itu Politisi Partai Golkar Meutya Hafid menyambut baik berbagai penilaian dari publik tersebut. Ini sekaligus menjadi bukti nyata kinerja para menteri itu dilihat oleh masyarakat.

"Kami ucapkan terima kasih juga atas survey yang dilakukan SMRC atas kinerja Menperin, Pak Airlangga Hartarto. Bagaimanapun penilaian publik melalui survey, merupakan masukan yang penting," ungkapnya.

Baca Juga: Anggap Penugasan, Bamsoet Bantah Ada Deal-Deal Terkait Posisinya Sebagai Ketua MPR

Menurutnya, kinerja Airlangga di Kemenperin memang dinilai positif. Berbagai program terobosan ia kembangkan termasuk Making Indonesia 4.0. "Pak Airlangga memang menunjukan beliau menguasai masalah, cermat merumuskan dan menimbang solusi dengan teliti atau detil. Beliau juga dikenal banyak kerja, irit bicara," sebutnya.

Seluruh kader Golkar diyakininya juga menyambut baik jika Airlangga tetap dipertahankan untuk membantu Jokowi lima tahun ke depan.

"Kami dari Partai Golkar tentu berbangga hati jika beliau terus dapat membantu Presiden secara strategis. Namun pesan Pak Airlangga, kita tunggu pengumuman Presiden secara resmi karena menteri adalah sepenuhnya hak prerogratif Presiden," pungkasnya. {news.detik.com}

fokus berita : #Airlangga Hartarto #Sirojudin Abbas


Kategori Berita Golkar Lainnya