15 Oktober 2019

Berita Golkar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakuan operasi tangkap tangan (OTT), pada Senin (14/10). Kali ini giliran peimimpin Kabupaten Inidramayu, Jawa Barat yang mesti berurusan dengan lembaga antirasuah itu. Dalam operasinya, KPK mengamankan sebanyak delapan orang termasuk Bupati Indramayu, Supendi.

Dalam operasinya, KPK juga mengamankan sejumlah uang yang diduga senilai ratusan juta rupiah, yang kini masih dalam proses penghitungan. Uang tersebut diduga merupakan suap terkait proyek di dinas PU Kabupaten Indramayu. Selain itu, kedelapan orang tersebut kini sudah dibawa ke gedung KPK di Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Lantas, seperti apakah sosok Bupati Indramayu yang satu ini?

Baca Juga: Jelang Habis Masa Jabatan Menperin, Airlangga Luncurkan Buku Yang Agak Galak

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut 5 faktanya.

1. Awal karier PNS

Pria kelahiran Desa Bongas, Indramayu, 14 Agustus 1958 tersebut mengawali kariernya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Camat di Kecamatan Gabus Wetan Cikedung, Kabupaten Indramayu pada tahun 1989. Selain itu, ia juga pernah dipercaya untuk menjadi camat di Kecamatan Kroya, Indramayu.

2. Karier di pemerintah daerah

Usaha dan kerja keras Supendi dalam meniti karier pun membuahkan hasil. Pada tahun 2000 ia dipercaya untuk menjabat kepala bidang di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta menjadi kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkab Indramayu. Tak hanya itu, ia juga sempat ditunjuk menjadi kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aser Daerah (DPPKAD) Pemkab Indramayu dan sekretaris daerah Kabupaten Indramayu.

Baca Juga: Akbar Tandjung Optimis Tokoh Gerindra Kompeten Perkuat Kabinet Jokowi

3. Menjadi bupati

Supendi diangkat menjadi Bupati Indramayu periode 2016-2021 pada 7 Februari, di Aula Barat, Gedung Sate, Kota Bandung, menggantikan Anna Sopana yang mengundurkan diri pada November 2018 lalu. Seperti diketahui, sebelumnya Supendi telah menjabat sebagai wakil bupati Indramayu bersama Anna, di mana keduanya berhasil memenangkan Pilkada Indramayu 2015 dengan perolehan suara sebanyak 60,78 persen atau 511.359 suara.

4. Menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Indramayu

Saat ini Supendi juga tercatat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Indramayu. Ia terpilih secara aklamasi menggantikan Daniel Muttaqin Syafiuddin yang sebelumnya mengundurkan diri, melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Indramayu, Februari 2018 lalu.

Baca Juga: Ratu Tatu Chasanah Jagokan Kader Internal Golkar di Pilkada Cilegon 2020

5. Harta kekayaan

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang tercatat di laman resmi KPK pada tahun 2018, Supendi memiliki total harta kekayaan senilai Rp8,5 miliar. Angka kekayaan Supendi tersebut rupanya naik dibandingkan laporan pada tahun 2017, di mana ia memiliki kekayaan dengan total sebesar Rp7,3 miliar.

Nah, itulah sederet fakta mengenai Bupati Indramayu Supendi. Hingga saat ini, Supendi bersama tujuh orang lainnya masih dalam pemeriksaan KPK untuk menentukan status hukumnya. {akurat.co}

fokus berita : #Supendi


Kategori Berita Golkar Lainnya