15 Oktober 2019

Berita Golkar - Presiden terpilih Joko Widodo masih menggodok nama-nama menteri untuk kabinetnya di periode kedua. Untuk periode kedua, Jokowi ingin lebih banyak sosok non-parpol yang andal dalam bidangnya.

“Periode mendatang 55 persen orang profesional dan 45 persen dari parpol," ucap Jokowi saat makan siang bersama pemimpin redaksi media massa di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/8).
 
Beberapa nama dari kalangan profesional pun sudah mulai bermunculan untuk mengisi bursa menteri. Berdasarkan sumber beberapa waktu lalu, nama putra sulung Presiden ke-3 RI BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie, diproyeksikan menjadi Kepala Badan Riset Nasional.
 
 
Posisi yang diproyeksikan itu membuat Ilham bisa mengikuti jejak ayahnya sebagai ahli teknologi kedirgantaraan. Nama Ilham juga diisukan masuk kandidat Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti).
 
Lantas, bagaimana tanggapan Ilham yang diisukan masuk ke kabinet pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin? Ilham mengungkapkan dirinya belum menerima informasi apapun dari pihak Istana terkait hal ini. Meski begitu, jika memang nantinya diberikan mandat oleh Jokowi, Ilham mengaku siap ditugaskan.
 
 
“Tidak. Tidak ada (informasi). Ya, seandainya saya dipanggil saya siap,” ungkap Ilham saat ditemui di The Habibie Center, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (15/10).
 
Ilham tidak ambil pusing dengan kursi kementerian apa yang nantinya diberikan Jokowi. Menurutnya, ia siap ditempatkan di posisi apapun. “Kalau dipanggil, saya siap di mana pun,” tutup dia. {kumparan.com}

fokus berita : #Ilham Habibie


Kategori Berita Golkar Lainnya