16 Oktober 2019

Berita Golkar - Telinga Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi seolah panas setelah daerahnya terus dikaitkan dengan banyaknya penangkapan terduga teroris. Politisi Golkar itu tak mau daerahnya dicap sebagai sarang teroris. Dia pun meminta media massa harus bisa membedakan mana wilayah yang termasuk Kotamadya Bekasi – yaitu daerah yang dia pimpin – dengan Kabupaten Bekasi. 

"Teman-teman harus memberitakan, Kota Bekasi dengan Kabupaten Bekasi itu harus dibedakan, jangan hanya tulis Bekasinya saja. Bekasi dicap sebagai ‘Sarang Teroris.’ itu Bekasi kan ada dua, kota dan kabupaten," kata Rahmat di Kota Bekasi, Senin 14 Oktober 2019.

Baca Juga: Bamsoet Yakin Pelantikan Presiden Jokowi Berlangsung Aman dan Lancar

Dia mengakui, ada beberapa terduga teroris yang bertempat tinggal di Bekasi. Namun, pihaknya menyatakan kesulitan mengidentifikasi keberadaan teroris yang bersembunyi di tengah-tengah warga. "Di kota yang plural ini memang sulit untuk bisa mengidentifikasi masalah itu," imbuhnya.

Untuk itu, Rahmat mengaku, pentingnya untuk melakukan pembaruan data penduduk. Terutama untuk pendatang baru diwajibkan untuk melapor ke aparat lingkungan setempat. "Minimal ada updating data selama satu bulan sekali," ujarnya.

Baca Juga: Bamsoet Jamin Amandemen UUD 1945 Tak Jadi Bola Liar Dalam Sistem Kenegaraan

Bukan itu saja, Rahmat mengimbau kepada seluruh warganya untuk bisa peka dengan lingkungan sekitarnya. Terutama jika ada pendatang baru yang bersikap aneh, untuk segera melapor ke aparat yang berwenang. "Ada yang datang lapor dengan berprilaku aneh itu jangan didiamkan. Dan sekali lagi itu tadi, Judge-nya Bekasi itu aduh," katanya.

Sebelumnya, tim Densus 88 telah meringkus NAS yang merupakan terduga teroris dan terlibat dalam kasus penusukan Wiranto. NAS diamankan oleh polisi di kediamannya di Tambun, Kabupaten Bekasi. Ketika rumah kontrakan tersebut digeledah, ditemukan sejumlah buku "menarik" di sana, seperti buku panduan jihad, Dabiq buku ISIS, buku Al-Khilafah, hingga buku. {www.vivanews.com}

fokus berita : #Rahmat Effendi


Kategori Berita Golkar Lainnya