16 Oktober 2019

Berita Golkar - Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, merasa jumlah partai koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin, sudah cukup besar untuk mengawal pemerintahan. Hal itu ia katakan terkait dengan peluang Partai Gerindra gabung ke koalisi Jokowi-Ma'ruf.

"63 persen (jumlah partai pendukung Jokowi) di parlemen sudah cukup untuk mengawal kinerja pemerintahan Jokowi," kata Ace pada wartawan, Rabu (16/10).

Menurut Ace, dalam demokrasi Indonesia diperlukan mekanisme check and balances. Sehingga tetap memerlukan adanya partai oposisi. "Iya dong (perlu oposisi), masa semuanya harus masuk dalam kekuasaan pemerintah," ungkapnya.

Baca Juga: Ace Hasan Nilai Tidak Etis Rencana Gerindra Gabung Pemerintah dan Dapat Jatah Menteri

Kendati demikian, Ace menyerahkan sepenuhnya keputusan gabung atau tidaknya Gerindra ke koalisi pada Jokowi sebagai presiden 2019-2024. Tetapi dia berharap Jokowi lebih memprioritaskan partai pendukungnya semasa Pilpres 2019. "Ya Golkar menginginkan supaya partai koalisi yang sudah bekerja keras lebih diprioritaskan," ucapnya.

Diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto susah bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Negara. Pertemuan itu membahas peluang Gerindra masuk koalisi pemerintahan. Setelah bertemu, Jokowi Prabowo juga bertemu beberapa ketua umum partai politik. Diantaranya, Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Mantan Danjen Kopassus ini juga pernah bertemu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Kemudian, hari ini (15/10) Prabowo akan bertemu Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. {www.merdeka.com}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily


Kategori Berita Golkar Lainnya