19 Oktober 2019

Berita Golkar - Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta komunitas sepeda motor di Indonesia mulai bermigrasi dari kendaraan berbahan bakar minyak, ke tenaga listrik. "Kita sekarang sedang menghadapi masalah kemajuan teknologi yang luar biasa," katanya, dalam diskusi nasional bertajuk Potensi, Peluang, Tantangan, dan Permasalahan dalam Dunia Bikers.

"Dan beban negara kita makin berat akibat subsidi BBM," imbuh pria yang disapa Bamsoet itu, pada diskusi yang digelar Bikers for Indonesia itu di Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (18/10/2019).

Apalagi, lanjutnya, Presiden Jokowi sudah memutuskan untuk bermigrasi dari kendaran berbahan bakar minya ke listrik. "Ini juga harus kawan-kawan antisipasi. Saya belum dengar ada klub motor dan mobil listrik. Ini sudah saatnya," ujar mantan Ketua DPR itu.

Baca Juga: Fraksi Golkar Incar 5 Komisi di DPRD DKI Jakarta

Karena, kata Bamsoet, negara-negara di Eropa mulai 2022 mendatang, bakal melarang kendaraan berbahan bakar minyak di jalan-jalan protokol. "Yang boleh itu mobil atau motor listrik. Nah, mulai harus dipikirkan, karena itu juga jauh lebih murah," ucapnya.

Kendaraan listrik, tutur Bamsoet, juga bisa membantu pemiliknya untuk menabung dan menghemat pengeluaran. "Kalau kita sehari butuh 1-2 liter, Rp 15 ribu untuk 1 atau 2 hari, kalau listrik itu paling 2 ribu untuk seminggu, jadi kita bisa saving uangnya," ulas politikus Partai Golkar ini.

Pengeluaran tiap bulan untuk membeli oli, biaya servis, hingga ganti busi, paparnya, juga tidak diperlukan lagi, jika menggunakan kendaraan listrik. “Memang sekarang masih mahal. Itulah pentingnya pemerintah memberikan subsidi ‎kepada para produsen motor atau mobil listrik. Agar dibiasakan rakyat kita menggunakan kendaraan listrik," paparnya.

Baca Juga: Christina Aryani Nilai Demo Saat Pelantikan Presiden Rentan Disusupi

"Yang paling penting lagi adalah udara kita jadi bersih. Kita jadi murah. Tapi ini tidak gampang, karena dihadapkan dengan raksasa industri. Mereka mau buang ke mana motor dan mobilnya (yang berbahan bakar minyak) kalau ini terlalu cepat?" bebernya.

Bamsoet juga menyambut baik penyelenggaraan acara kemah bersama ini. Di depan para bikers, ia menekankan pentingnya terus menjaga solidaritas dan persaudaraan tanpa batas, antar-sesama bikers di jalan raya dalam semangat ‘Salam Satu Aspal’.

Termasuk, untuk memulai kesadaran berlalu lintas yang tertib, patuh pada aturan, dan sopan di jalan raya. "Saya merasa berada di tengah-tengah keluarga sendiri. Salam satu aspal, solidaritas tanpa batas di jalan raya itulah motto kita sebenarnya."

"Di klub ini tujuannya satu, mengikat tali persaudaraan kita semua. Sehingga, di mana pun kita berada, kita punya teman, kita punya komunitas. Kita mau ke daerah mana saja kita punya jaringan, kita punya kawan," tuturnya.

Baca Juga: Jusuf Kalla, Sosok Wapres Terlama Indoneisa Yang Selalu Bawa Buku UUD 1945

Sementara, Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri mengapresiasi Bikers For Indonesia yang menggelar acara kemah bersama pada gelaran Musik untuk Republik di Buperta Cibubur.

Dirinya melihat semangat persatuan yang digelorakan komunitas motor, sehingga acara ini bisa terlaksana tanpa bantuan. "Saya tidak melihat ada sponsor di sini. Mereka rela keluarkan uang untuk acara tersebut. Saya lihat para bikres rela berkorban," ucapnya, di tempat yang sama.

Refdi Andri mengatakan, banyak kegiatan positif yang dilakukan oleh komunitas motor. Salah satunya, ikut mempromosikan keindahan Indonesia. "Rekan-rekan sudah mempromosikan betapa indahnya alam Indonesia, bahkan sudah ada di mancanegara, saking cintanya Indonesia ada yang berangkat naik motor ke luar negeri," jelasnya.

Dia berharap, acara semacam ini bisa terus berlanjut di masa mendatang. Sebelumnya Wartakotalive memberitakan, mengangkat tema 'Bersatu Itu Keren', Bikers For Indonesia bakal menggelar acara kemah bersama pada gelaran Musik untuk Republik.

Baca Juga: Walikota Medan Dzulmi Eldin Kena OTT KPK, Akbar Tandjung Mengaku Malu

Berbagai klub motor di Indonesia bakal berkumpul di Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, 18-20 Oktober pekan depan. Para bikers di seluruh Indonesia diundang hadir dan meramaikan event ini.

"Ini bukan event biasa. Ini merupakan event yang ditunggu-tunggu oleh semua klub motor di Indonesia. Selain ada musik di situ, kita kumpul semua lintas. Enggak kenal CC (Cubical Centimeter). Dari (CC) yang paling kecil sampai yang paling gede, kita kumpul sama-sama," ujar Ameng, Pegiat Motor Klasik,  saat konferensi pers di Motto Village, Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

Ameng menjelaskan, acara ini digelar untuk menjalin hubungan antar-sesama bikers dari lintas jenis motor apa pun. Enggak ada lagi anak custom, enggak ada lagi anak Vespa. Enggak ada lagi anak Jepangan, semua sama," katanya.

Acara 'Bersatu Itu Keren' ini akan dihadiri oleh berbagai komunitas motor. Mulai dari motor klasik, motor custom, motor Vespa, hingga motor merek-merek Jepang (Jepangan). Selain acara kumpul dan berkemah, Ameng mengungkapkan bakal ada diskusi yang juga menghadirkan para pemangku kepentingan dan regulator.

Baca Juga: Rohidin Mersyah, Pengabdian Sejak Jadi ASN Hingga Jadi Gubernur Bengkulu

Di antara yang akan hadir adalah Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi dan Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid. Juga, Ketua MPR Bambang Soesatyo, yang juga merupakan pegiat moge (motor gede).

"Ini merupakan kesempatan untuk kita ungkapkan apa masalah kita, apa tantangan kita. Diskusi itu yang kita angkat selain daripada kita kumpul-kumpul," jelas Ameng.

Acara dibuka untuk siapa pun pegiat kendaraan bermotor. Pihak panitia akan menyediakan booth-booth yang bisa dipakai untuk berjualan merchandise atau makanan dan minuman, tanpa dipungut biaya.

Acara 'Musik Untuk Republik' sendiri merupakan event musik yang juga digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, yang digagas oleh para musikus Indonesia dari lintas genre musik. Digelar sepanjang tiga hari (18-20 Oktober), acara tersebut akan menghadirkan lebih dari 60 artis dan grup musik, baik dari rock, reggae, metal, rap, hingga dangdut. {wartakota.tribunnews.com}

fokus berita : #Bambang Soesatyo #Bamsoet


Kategori Berita Golkar Lainnya