19 Oktober 2019

Berita Golkar - Agus Gumiwang Kartasasmita diproyeksikan kembali masuk menjadi menteri sosial dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Namanya diajukan Partai Golkar masuk dalam portofolio Kabinet Kerja Jokowi jilid II periode 2019-2024.

Kader Partai Golkar itu merupakan eks menteri sosial ke-29 pada Kabinet Jokowi jilid I. Dia menggantikan rekannya sesama kader partai berlambang pohon beringin yang menjadi tersangka suap Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU Riau-1, Idrus Marham.

Sebagai politikus, namanya tak asing di telinga. Pria berusia 50 tahun itu merupakan putra kedua dari tokoh Golkar era Orde Baru sekligus Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2004-2009, Ginandjar Kartasasmita.

Baca Juga: Ace Hasan Harap Jokowi Tetap Pertahankan Kursi Menteri Sosial Untuk Golkar

Sebab itu dunia politik bukan hal yang baru bagi Agus Gumiwang ketika menapaki Kompleks Parlemen Senayan di usia 28 tahun. Dia mewakilkan kalangan pengusaha dan Asosiasi Jasa Konstruksi Nasional (Gapensi) menjadi anggota MPR pada 1997-1999, kemudian duduk di kursi DPR pada 1999-2004.

Di posisi terakhir yang ditempati pasca-rezim Orde Baru runtuh, Agus Gumiwang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR. Dia memimpin rapat paripurna Rancangan Undang-Undang tentang Keamanan Nasional (RUU Kamnas), Ketua Panja RUU Perjanjian Internasional, dan Ketua Panja RUU Intelijen Negara.

Kariernya di dunia politik makin moncer. Lulusan program doktor Ilmu Pemerintahan Universitas Padjadjaran Bandung ini menjadi legislator berturut-turut pada periode 2004-2009, 2009-2014, dan 2014-2019.

Baca Juga: Pesawat R80, Cita-cita Besar BJ Habibie Yang Belum Terwujud

Namun, ketika menjadi anggota DPR periode terakhir, Agus mengundurkan diri di tengah jalan karena ditunjuk menjadi menteri sosial. Menariknya, sebelum resmi menjadi menteri sosial periode 2014-2019. Pada Pilpres 2014, Agus Gumiwang pernah dipecat dari partai yang mengayominya pertama kali masuk ke politik.

Saat itu, Agus Gumiwang memilih mendukung Jokowi-Jusuf Kalla sedangkan Partai Golkar yang dipimpin Aburizal Bakrie mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Efeknya Agus Gumiwang dipecat dari keanggotaan partai dalam keputusan penuh Musyawarah Nasional IX Partai Golkar yang digelar di Bali pada Desember 2014.

Baca Juga: Rayakan HUT Ke-55, Golkar NTT Bangun Sports Center

Selain pria kelahiran Jakarta itu, kader lain Nusron Wahid juga dipecat karena alasan yang sama, yaitu dianggap membangkang dari Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar.

Perkembangannya, pada Mei 2016, Munas Luar Biasa Golkar di Bali merehabilitasi atau memulihkan nama baik Agus Gumiwang Kartasasmita dan Nusron Wahid. Saat kontestasi Pilpres 2019, Partai Golkar juga membanting setir mendukung capres petahana Jokowi yang berpasangan dengan Ma'ruf Amin. {www.tagar.id}

fokus berita : #Agus Gumiwang Kartasasmita


Kategori Berita Golkar Lainnya