21 Oktober 2019

Berita Golkar - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno menyebutkan Indonesia dalam sektor pertahanan harus segera berpindah definisi dari perang ke ancaman lain. 

"Ancaman terhadap Indonesia ini kan bukan hanya perang lagi. Bala tentara datang menyerbu, bukan itu. Akan tetapi memang ancaman [perang] itu memang [tetap] ada," ujar pria yang akrab disapa Dave Laksono itu ketika berbincang dengan awak media di Kafe Bengawan Solo, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/10). 

Dave menilai memang pada dasarnya kekuatan prajurit militer dan alat utama sistem senjata (alutsista) yang dimiliki Indonesia harus tetap menjadi fokus penguatan yang utama. Indonesia juga harus mewaspadai adanya ancaman yang mencoba mengganggu eksistensi ideologi Pancasila yang menjadi pedoman bangsa.

Baca Juga: Bamsoet Sukses Jadikan Pelantikan Jokowi Sebagai Sarana Pemersatu Bangsa

"Akan tetapi, ancaman lebih kepada ideologi, ancaman energi, ancaman pangan, ekonomi, untuk juga memperkuat semangat moralitas prajurit," ungkapnya.

Dia mencontohkan soal situasi Papua belakangan ini. Dalam hal menghadapi gerakan separatis tentu diperlukan social skill dan alutsista. Tetapi, pendekatan kepada masyarakat juga penting dilakukan. "Pendekatan sosialnya juga harus ditingkatkan gitu. Misalnya melalui budaya, mengembangkan budaya Papua," tandasnya. {www.gatra.com}

fokus berita : #Dave Laksono


Kategori Berita Golkar Lainnya