21 Oktober 2019

Berita Golkar - Ketua Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Yod Mintaraga meminta Pemerintah Pusat untuk menutup bandar udara Husein Sastranegara sebagai bandara komersial.

Menurutnya Politisi Golkar Jabar itu, penutupan rute komersil di Bandara Husein akan mempercepat Bandara Udara Internasional Kertajati bisa berfungsi secara optimal. "Saya meminta Pemerintah Pusat menutup Husein Sastranegara sebagai bandara komersial dan mendorong bandara Kertajati BIJB berfungsi optimal," kata Yod Mintaraga, di Tasikmlaya, Senin (21/10).

Baca Juga: Pengakuan Tetty Paruntu, Hadir Di Istana Karena Diundang Mensesneg Pratikno

Husein Sastranegara, kata Yod, lebih baik menjadi Pangkalan Angkatan Udara (Lanud). Sehingga bandara komersial di Jabar terpusat ke BIJB. Jika Kertajati dioptimalkan, akan mendorong pembangunan Kabupaten/Kota di sekitarnya.

"Ya sudah BIJB saja sebagai Bandara komersial. Kan di BIJB sudah lengkap. Kelasnya juga Internasional kan. Di Husein jadi pangkalan AU saja. Pemerintah harus mendorong BIJB agar memberikan manfaat bagi pembangunan daerah di sekitarnya," ucapnya.

Yod menegaskan, setelah Bandara Husein kembali menjadi Pangkalan AU, pusat industri di wilayah Bandung juga harus pindah ke sekitar Kabupaten/Kota di sekitar BIJB.

Baca Juga: Presiden Jokowi Berkenan Hadiri Acara Puncak HUT Golkar ke-55

"Kita punya program besar di wilayah segi tiga itu, di sekitar BIJB. Termasuk pengembangan Aerocity. Nah maka Bandung kan sudah terlalu padat, biarkan Bandung menjadi pusat pemerintahan, pendidikan dan pariwisata saja," ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, untuk menunjang pembangunan Aerocity di sekitar Kabupaten Majalengka maka tol Cileunyi-Sumedang-Dauwan (Cisumdawu) harus dipercepat. "Tol Cisumdawu harus dipercepat pembangunannya," pungkasnya. {www.rmoljabar.com}

fokus berita : #Yod Mintaraga


Kategori Berita Golkar Lainnya