28 Oktober 2019

Berita Golkar - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Muhammad Fauzi berharap dan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91, 28 Oktober 2019, pemuda Indonesia harus bisa mandiri dalam menyambut persaingan masa depan.

Menurut Anggota DPR RI dari Dapil Sulsel II ini, tantangan pemuda Indonesia jauh lebih besar saat ini. “Untuk menjadi pewaris bangsa, pemuda harus mampu mandiri. Sebab estafet kepemimpinan ada di tangan para pemuda saat ini,” kata Muhammad Fauzi ke Tribun, Senin (28/10/2019).

Ketua Partai Golkar Luwu Utara ini juga mengingatkan pentingnya akhlak yang baik agar dikedepankan oleh para pemuda. “Perpaduan kemandirian dan akhlak yang baik ini akan menjadikan pemuda Indonesia unggul dan bisa bersaing,” kata Muhammad Fauzi.

Baca Juga: Jadi Anggota Komisi X DPR, Adrian Paruntu Serap Aspirasi Lewat Facebook

Menurutnya, pemerintah saat ini telah cukup banyak memberi ruang kepada pemuda. Terbukti dengan komposisi menteri di Kabinet Indonesia Maju yang banyak diisi tokoh muda. “Belum lagi di posisi wakil menteri. Ini menandakan, bahwa pemerintah memberi perhatian besar kepada para generasi muda bangsa,” kata Muhammad Fauzi.

Muhammad Fauzi berharap, pemuda akan lebih banyak lagi mendapat peran. Dia berjanji akan mendorong regulasi yang pro kepada anak muda sesuai bidang tugasnya di DPR RI. “Kita harus lebih banyak lagi memberi pelung kepada anak muda. Tentu diawali dengan regulasi yang membuka kesempatan anak muda berkarier,” jelasnya.

Terakhir, Fauzi mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda kepada seluruh anak bangsa. Dia berharap lewat tangan pemuda Indonesia akan semakin jaya ke depan. {makassar.tribunnews.com}

fokus berita : #Muhammad Fauzi


Kategori Berita Golkar Lainnya