29 Oktober 2019

Berita Golkar - Bakal calon bupati (Balonbup) Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad menutup kegiatan pengajian akbar bersama Ustadz Solmed di Kampung Sri Kencono Baru, Bumi Nabung, Lamteng, Selasa, 29 Oktober 2019 malam.

Di hari yang sama pengajian terlebih dulu dilaksanakan di Kecamatan Punggur dan Seputih Banyak. Hadir di kampung Srikencono Baru, Musa menjadi maghnet tersendiri bagi para jamaah yang didominasi kaum ibu-ibu.

Pantauan di lokasi, hampir seluruh para jamaah yang hadir berebut ingin foto bersama. “Piye kabare?(bagaimana kabarnya) sehat sedanten enggeh (sehat semua),” tanya Musa pada jamaah memakai bahasa Jawa.

Baca Juga: HUT ke-55, Golkar Batang Bangun Gedung Baru Dua Lantai

“Jalane bosok (Jalan jelek)? Pupuk susah? urus surat menyurat susah? Mau diperbaiki apa tidak? Insha Allah Musa Ardito hadir disini untuk memperbaiki itu semua,” tambah Musa.

Musa mengatakan, sejauh ini ia telah turun ke 27 titik lokasi di wilayah Lamteng. Persoalan yang terjadi adalah infrastruktur, keamanan, dan pelayanan. Kata Anggota DPRD Lampung ini, saat ini Lamteng hanya menjadi bancakan saja, perubahan di Lamteng ada di pundak seluruh masyarakat Lamteng.

“Jalan-jalan kita seharusnya bisa kita perbaiki dengan baik, APBD kita Rp 2,7 triliun. Ini cukup besar, untuk belanja pegawai sekitar Rp 1,1 triliun, masih sisa Rp 1,6 triliun, apabila saat ini untuk inprastruktur hanya dianggarkan sekitar Rp 300 sampai 400 miliar, kedepan bila kami terpilih anggaran akan kita tingkatkan menjadi Rp 700-800 miliar,” kata Musa.

Baca Juga: Gus Hans Sambut Baik Kota Surabaya Tuan Rumah Piala Dunia U20 Tahun 2021

Mantan Wakil Bupati Lampung Tengah ini menuturkan, Lamteng bukan tidak butuh pemimpin yang pintar dan hebat, namun saat ini yang lebih diperlukan adalah pemimpin yang memiliki rasa dan cinta Lamteng.

Ketua DPD II Golkar Lampung Tengah ini juga mengatakan bila diberi amanah memimpin, ia akan merubah cara kerja pemimpin-pemimpin sebelumnya.

“Kalau sebelumnya pemimpin hanya bekerja di kantor, kedepan kami akan rubah itu, jika ada lima hari waktu kerja, maka dua hari akan kami gunakan untuk berkantor di kecamatan dan kampung-kampung yang ada di seluruh Lamteng,” ucapnya

Musa menegaskan kedepan bila di era kepemimpinannya selama tiga tahun tidak membawa dampak perubahan, ia siap untuk meninggalkan jabatannya. “Itu komitmen saya, kalau tidak ada perubahan saya akan mengundurkan diri,” tegasnya. {www.saibumi.com}

fokus berita : #Musa Ahmad


Kategori Berita Golkar Lainnya