31 Oktober 2019

Berita Golkar - Bakal Calon (Balon) Bupati Barru Malkan Amin, telah mengembalikan formulir pendaftaran ke lima Partai Politik (Parpol), Kamis (31/10/2019). Kelima Parpol tersebut yakni Golkar, PPP, PKB, PKS dan Gerindra.

Di Golkar, mantan anggota DPR RI itu mendaftar pada September 2019 lalu. Sedangkan di PPP, PKB, PKS dan Gerindra, mendaftar pada Rabu (10/30/2019) kemarin. Saat mendaftar di Sekretariat PKB Barru, Malkan Amin mengungkap alasannya sehingga memutuskan kembali bertarung di Pilkada Barru 2020.

Malkan Amin mengatakan, jika seandainya bukan karena panggilan masyarakat Barru, maka ia tak akan lagi mencalonkan diri lagi. "Biasanya orang setelah dua kali maju dan gagal pasti sudah kapok, tetapi bagi saya tidak. Malah akan lebih bersemangat menuju pilkada 2020 demi untuk Barru," kata Malkan Amin.

Baca Juga: Patarai Amir Yakin Bakal Diusung Golkar di Pilkada Maros, Ini Alasannya

Ia pun berharap, PKB dan partai lain dapat mengusungnya dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Malkan Amin juga berkomitmen akan membangun dan mensejahterakan masyarakat jika ia ditakdirkan sebagai pemimpin di Barru.

"Kalau persoalan saya pribadi sudah selesai. Jujur tidak ada maksud lain, saya melihat bahwa Barru ini butuh dukungan pemimpin yang punya waktu," tambah Malkan Amin.

Selain itu, juga membutuhkan pengetahuan dan kemampuan yang cukup untuk membangun kesejahteraan masyarakat Barru. Sekadar diketahui, saat datang mendaftar Malkan Amin diantar oleh tim dan simpatisan.

Baca Juga: Pleno Golkar Putuskan Usung Tetty Paruntu di Pilgub Sulut 2020

Segini Jumlah Anggaran Pilkada Barru

Pemerintah Kabupaten Barru telah menetapkan jumlah anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Anggota KPU Barru Masdar mengatakan, anggaran Pilkada Barru mendatang yang ditetapkan sebesar Rp 20,7 miliar.

Hal itu berdasarkan hasil rapat pembahasan bersama pihak Pemda Barru, dan telah ditandangani dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). "NPHD-nya sudah ditandangani. Anggaran Pilkada 2020 yang diACC senilai Rp 20,7 M," kata Masdar, Selasa (29/10/2019).

Menurut Masdar, anggaran yang diusulkan KPU sebelumnya kurang lebih 28 miliar. Namun setelah dilakukan rasionalisasi melalui rapat pembahasan, ditetapkan 20,7 miliar. "Masing - masing divisi KPU merasionalkan anggarannya sebelum penetapan anggaran. Dan sampai hasil akhir pembahasan ya titik temunya diangka itu," ujarnya.

Baca Juga: Merasa Dilangkahi Terkait Munas Golkar, Ibnu Munzir Pamit Keluar Grup WA DPP

Ketua KPU Barru Syarifuddin Ukkas menambahkan, anggaran Rp 20 miliar tersebut sudah mencakup seluruh kebutuhan KPU pada pelaksanaan Pilkada 2020, kecuali biaya untuk adhok. "Untuk biaya adhok disitu belum termasuk. Karena ada biaya penambahan (gaji) untuk itu. Sebagaimana hasil keputusan kementerian keuangan," paparnya.

Namun demikian, KPU Barru juga sudah mengkoordinasikan ke pihak Pemda Barru terkait anggaran tambahan tersebut. "Kita sudah menyurat, dan pihak Pemda Barru juga menyatakan siap menganggarkan. Tapi untuk soal itu nanti di waktu selanjutnya kita bicarakan lagi," tandasnya. {makassar.tribunnews.com}

fokus berita : #Malkan Amin


Kategori Berita Golkar Lainnya